Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Kota Bandung Menuju Zona Hijau, Warga Jangan dulu Euforia
    (humas kota bandung) Ema Sumarna

    Kota Bandung Menuju Zona Hijau, Warga Jangan dulu Euforia

    JuaraNews, Bandung - Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna, meminta kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid–19 Kota Bandung terus memassifkan ajakan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

     

    Harapannya, Kota Bandung bisa menuju zona hijau covid-19 dari saat ini zona biru.

     

    Ema mengingatkan warga tidak euforia saat berada di Zona Biru. Warga tetap harus disiplin menegekan protokol kesehatan agar Kota Bandung tidak turun kembali ke Zona Kuning.

     

    “Jangan euforia dengan label sekarang. Saya tidak ingin balik kanan arah ke kuning atau merah. Akibatnya, kegiatan ekonomi kembali terganggu. Makanya rekan–rekan di lapangan harus lebih optimal menyosialisaikan protokol kesehatan. Pokoknya hindari kerumunan,” kata Ema saat memimpin Rapat Evaluasi Gugus Tugas Covid-19 melalui video conference di BCC Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Selasa (7/7/2020).

     

    Jika masih terpantau euforia yang memancing kerumuman yang menyebabkan paparan Covid-19, Ema pun akan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menutup jalan. Hal tersebut guna membatasi kegiatan warga.

     

    “Termasuk juga di Taman Dewi Sartika. Foto–foto memancing orang berkeruman. Kita atur lagi saja. Bila perlu kembali ditutup (jalan). Kita bicarakan dengan Kapolrestabes dan jajaranya bersama Kasatlantas. Untuk beberapa ruas jalan bila perlu tutup buka lagi jangan sampai bekeliaran lagi. Jangan sampai terjadi transmisi,” ujarnya.

     

    Tak hanya itu, Ema pun berencana kembali mendirikan cek poin. Tujuannya memeriksa para warga dan pendatang atau pengunjung yang datang ke Kota Bandung.

     

    “Sedang dipikirkan semacam cek poin. Ada ring 1, ring 2, dan ring 3. Di ring 3 ini dari Dishub dan Satpol PP,” katanya.

     

    Ema berharap, jika ada warga luar Kota Bandung berasal dari Zona Kuning atau Hitam untuk memiliki kesadaran diri. Salah satunya dengan memiliki surat keteranagan bebas Covid–19 sehingga tidak terjadi penyebaran.

     

    “Diharapkan kesadaran dari yang bersangkutan. Contohnya dari Zona Merah, memiliki inisiatif rapid test sampai swab. Jangan sampai menjadi potensi menularkan," katanya.

     

    Atas hal tersebut, Ema memeritahkan Organiasasi Perangkat Daerah (OPD) dan kewilayahan masif menyosialisasikan Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pedoman aptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Pencegahan dn Pengendalian covid–19.

     

    “Dengan naiknya label ini bukan berarti kira leha-leha. Kita lebih ketat, idealnya menuju label lebih baik yaitu hijau dari level kewaspadaan ini,” katanya. (*)

    ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Fatayat NU Jabar Siap Kembangkan Wirausaha Disabilitas
    Dimasa AKB Peran Masyarakat Sangat Penting Lawan Covid-19
    Pempov Jabar Dorong Pangandaran Jadi Pariwisata Unggulan
    Selenggarakan Musda di Lokasi Bencana, Wawan Hikal Terpilih Aklamasi
    Ini Syarat Pembelajaran Tatap Muka Sekolah di Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads