Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Usung Yena-Atep di Pilkada Kabupaten Bandung, Pengamat: PDIP dan PAN Mesti Hati-hati Betul   
    juaranews/alvian Yena dan Atep

    Usung Yena-Atep di Pilkada Kabupaten Bandung, Pengamat: PDIP dan PAN Mesti Hati-hati Betul  

    JuaraNews, Bandung – Menjelang Pilkada Kabupaten Bandung 2020, PDI Perjuangan berkoalisi dengan kubu PAN. Hal tersebut diketahui seusai PDIP dan PAN menetapkan Yena Iskandar Ma’soem berpasangan dengan Atep Rizal.

     

    Pengamat politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf menilai pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati kabupaten Bandung dari koalisi PDIP dan PAN itu patut dipertimbangkan, terutama calon yang diusung Partai PAN yaitu Atep Rizal, mantan pemain dan kapten tim Persib Bandung.

     

    “Jadi hemat saya ini perlu hati-hati dengan PDIP.Jadi jangan sekadar meraih dukungan. Kekuatan koalisinya , kekuatan orangnya memang masih terlalu spekulatif. hati-hati betul ni untuk PDIP dan PAN, “ ujarnya kepada JuaraNews melalui sambungan telepon. Selasa (7/7/2020).

     

    Menurut dia, Yena memiliki kepercayaan yang baik di mata masyarakat. Namun di satu sisi ia menilai pasangannya, Atep, belum pernah terdengar membicarakan soal pemerintahan kepada publik.

     

    “Membicarakan tentang sesuatu yang berurusan dengan kesejahteraan urusan pelayanan intinya belum mendengar atep bicara soal itu, ” ujarnya.

     

    Dia akui, Atep itu populer, banyak dikenal orang sehingga untuk kampanye itu bisa saja. Tapi problemnya bukan hanya sekadar mencari kemenangan semata, harus memahami juga bagaimana menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Bandung.

     

    “Atep itu belum pernah saya dengar, yang saya tahu Atep pesepak bola hebat.Tapi segi pemerintahan dari segi politik belum tentu dikuasai karena ini tidak mudah, tidak bisa instan. Kalau misalnya Atep sebagai juru kampanye vote getter yah bagus-bagus saja, “ katanya.

     

    Asep Warlan mengingatkan, Atep masih bisa diperhitungkan jika dirinya bisa menunjukkan integritasnya kepada publik sebagai seorang figur pemimpin masyarakat.

     

    “Tapi kalau dia sebagai calon ini perlu ada suatu pembuktian dari Atep bahwa dia kompeten di bidang pemerintahan, saya belum punya informasi soal kapasitas itu. Kalau bu Yena sih bagus, “ pungkasnya. (*)

    Oleh: alvian hamzah / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wali Kota: Penerima Bantuan Manfaatkan untuk Kebutuhan Primer
    Selama Pandemi Covid-19, Konsumsi Jamu di Indonesia Meningkat
    Partai Golkar Resmi Usung Iwan Saputra-Iip Miftahul Faoz di Pilkada Tasikmalaya
    Tunjang Kuota Internet Gratis untuk Siswa SMA, Disdik Jabar Siapkan Sim Card
    Sejuk Hadir Bantu Pulihkan Ekonomi UMKM
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads