Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Kusnadi: Masyarakat Cenderung Enggan Gunakan  BIJB Kertajati

    Kusnadi: Masyarakat Cenderung Enggan Gunakan BIJB Kertajati

    JuaraNews, Bandung – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka  sudah beroperasional sejak Mei 2018.  

     

    Namun sampai kini masyarakat atau konsumen belum melirik serius keberadaan Bandara BIJB sebagai bandara di Jabar itu sehingga tingkat okupansinya masih rendah.

     

    Menurut anggota Komisi IV DPRD Jabar Kusnadi, masih rendahnya okupansi karena akses menuju dan dari BIJB Kertajati menjadi kendala utama. Masyarakat yang akan menggunakan BIJB sampai saat ini masih menggunakan akses Tol Cipali.

     

    “Sedangkan bila melalui jalur arteri memakan waktu tempuh yang cukup lama. Sehingga masyarakat enggan menggunakan BIJB Kertajati, “ ujar Kusnadi di Bandung kepada JuaraNews, Jumat (26/6/2020).

     

    Bandara Kertajati setting awalnya seluas 1.800 Ha, dan aero city setting luasnya 3.200 Ha. Total luas keseluruhannya Bandara BIJB  Kertajati mencapai 5.000 Ha.  

     

    "Existingnya baru seribuan Ha lebih, baru bandaranya saja. Kalau itu sudah terwujud. Tentunya, pastilah peran dan fungsi BIJB Kertajati, buat perkembangan perekonomian Jawa Barat sangatlah besar," tutur Kusnadi.

     

    Dia mengungkapkan, sejak disepakati dan disetujui rencana pembangunan BIJB Kertajati beberapa tahun silam hingga saat ini sudah menghabiskan anggaran APBD Jabar sekitar Rp6 triliun.

     

    “Anggaran tersebut, memang bukan hanya untuk satu sektor saja, karena disitu berkaitan dengan jalan, berkaitan dengan pembebasan lahan, berkaitan dengan kepentingan-kepentingan lainnya," pungkasnya. (*)

    Oleh: alvian hamzah / ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Edi Rusyandi Minta Pemerintah Perhatikan Pesantren Tradisional
    Reses, Kusnadi Banyak Terima Keluhan Infastruktur
     Kusnadi : Karena Pandemi, Reses Ini Terbatas Sehingga Aspirasi Masyarakat Berkurang
    Gelar Reses di Dapil VI, Kusnadi Berikan Bantuan Kepada Masyarakat
    Pandemi Covid-19, Ade Ginanjar Minta Semua Pihak Menerapkan Protokol Kesehatan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads