web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Di LP Sukamiskin, Napi Koruptor Bisa Kuliah S2
    net LP Sukamiskin, Jalan AH Nasution Kota Bandung

    Di LP Sukamiskin, Napi Koruptor Bisa Kuliah S2

    • Senin, 24 November 2014 | 21:13:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Berstatus narapidana yang terpenjara di lembaga pemasyarakat (LP), bukan halangan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Setidaknya itulah yang dilakukan para terpidana kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) yang mendekam di LP Sukamiskin, Jalan AH Nasution Kota Bandung.

    Sebanyak 23 warga binaan LP Sukamiskin ini mengikuti program Pasca Sarjana (Magister) Hukum yang digelar secara khusus oleh Universitas Pasundan (Unpas) Bandung . Sejumlah nama beken yang menjadi sorotan publik terkait kasus korupsi yang menjerat mereka, tampak menghadiri kuliah pertama yang digelar di Aula LP Sukamiskin, Senin (24/11/2014).

    Mereka di antaranya, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat dan anggota DPR M Nazaruddin yang terlibat kasus korupsi Wisma Atlet, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishak, kolega Luthfi, Ahmad Fathanah yang sama-sama terjerat kasus sapi impor, ada juga mantan Kepala BPH Migas Rudi Rubiandini. Nama lain, yakni  Adrian Woworuntu, Hotasi Nababan, dan Nursetiadi Pamungkas. Selain warga binaan, sebanyak 7 orang ipir LP juga engikuti program kuliah di penjara ini.

    Para peserta program S2 ini akan menjalani masa perkuliahan selama 18 bulan untuk bisa mendapatkan gelar Magister Hukum. Dosennya sendiri didatangkan Unpas ke LP Sukamiskin. Para mahasiswa program Pascasarjana Hukum tahun ajaran 2014/2015 ini akan menjalani perkuliahan selama 4 kali seminggu, dengan 52 SKS, setiap Senin hingga Kamis pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.

    "Tujuan diselenggarakannya pendidikan magister ini adalah supaya warga binaan bisa menambah wawasan ilmu, bisa menguasai ilmu secara sistematis dari teori dan praktik untuk pencerahan hokum. Diharapkan program ini menghasilkan lulusan berintelektual tinggi," papar Kepala LP ukamiskin Marselina Budiningsih saat membuka program S2 Hukum bagi Warga Binaan di Lapas Sukamiskin, Senin (24/11/2014).

    Manurut Marselina, tak ada perbedaan antara perkuliahan di LP dengan kuliah regular di kampus. Materi perkuliahan dan persyaratnya sama. Mereka pun harus menjalani ujian dan mengerjakan tesis, dan membayar biaya yang sama dengan mahasiswa biasa. Program perkuliahan S2 di LP ini merupakan yang pertama. Sebelumnya hanya program S1 yang digelar di LP.

    Para peserta kuliah pun cukup antusias dengan program ini. Nazaruddin misalnya. Di mengaku sangat tertarik untuk mengikuti kuliah selama dirinya di LP Sukamiskin. Menurutnya, ilmu tersebut akan bermanfaat ika nanti dirinya kembali ke masyarakat.

    "Saya ingin belajar. Kata orang tua saya, belajar itu harus sampai ke liang lahat. Kebetulan di sini diadakan perkuliahan ilmu hukum. Makanya saya siap untuk mengikuti kuliah ilmu hukum," kata Nazaruddin. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jabar Kena Banjir, Irfan Suryanagara: Gubernurnya di Australia, tak Ada Bantuan Pemerintah
    PKS Minta Gubernur Segera Pulang ke Tanah Air
    Pemprov Jabar akan Bentuk SOP Tanggap Darurat Banjir
    Batalkan Kunjungan ke 2 Negara, Emil Bakal Langsung Pantau Banjir di Subang
    Sejumlah Wilayah Terendam Banjir, Emil Segera Kembali dari Perjalanan Dinas di Australia

    Editorial