Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Sejahterakan Guru, PGRI Jabar Apresiasi Pemkot Bandung

    Sejahterakan Guru, PGRI Jabar Apresiasi Pemkot Bandung

    Sejahterakan Guru, PGRI Jabar Apresiasi Pemkot Bandung

    JuaraNews. BANDUNG – Persatuan Guru Republik Indonesia Jawa Barat (PGRI jabar) mengapresiasi Pemkota Bandung yang telah berupaya menyejahterakan guru khususnya guru honorer. Salah satunya dengan mengikuti standar Upah Minimum Kerja (UMR) Kota Bandung.

     

    “PGRI Jabar sangat mengapresiasi Pemkot Bandung karena telah melakukan terobosan baru menyejahterakan para guru honorer,” kata Ketua PGRI Jabar, Dede Amar. saat bersilahturahmi dengan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Kamis (18 Juni 2020).

     

    Menurut Dede, daerah lain perlu mencontoh upaya yang telah dilaksanakan Pemkot Bandung. Tujuannya agar para guru honorer bisa lebih sejahtera.

     

    "Kita coba bentuk dengan cara outsourcing, honornya UMR. Ini agak beda dengan yang lain. Nanti kami kembangkan di Jawa Barat dan diterapkan di kota lain untuk ditiru. Mudah-mudahan ini akan berjalan dengan baik dan diterima," katanya.

     

    Di luar itu, PGRI Jabar mengaku tengah mempersiapkan protokol kesehatan di dunia pendidikan. Khusunya menghadapi tahun ajaran baru  saat pandemi Covid-19. Setiap pihak harus waspada agar tidak menimbulkan penularan baru.

     

    "Kami sudah berdiskusi panjang antara kota, provinsi dan pusat. Kita berkoordinasi tentang protokol kesehatan harus dijaga. Kita tetap hati-hati agar tidak menimbulkan kluster baru," ujarnya.

     

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengatakan, peradaban suatu kota ditentukan oleh guru. Oleh Karen itu, Pemkot Bandung siap berkolaborasi bersama PGRI Jabar guna memberikan perhatian khusus bagi para guru termasuk guru honorer.

     

    "Pada prinsipnya kami siap berkolaborasi. Alhamdulillah salah satu program Pemkot Bandung diapreisasi oleh PGRI Jabar. Satunya guru horoner standarnya UMR," katanya.

     

    Ia mengakui, status guru di Kota Bandung sangat banyak. Langkah Pemkot Bandung untuk guru honorer, yaitu menerapkan sistem outsourcing.

     

    "Ke depan itu ada role model. Nanti sistemnya outsourcing," katanya. (*)

     

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil Ungkap Dua Klaster Baru Covid-19
     Rapid Test untuk Peserta UTBK SBMPTN di 7 Kampus
    187 KK Tagih Rumah Deret
    Kota Bandung Menuju Zona Hijau, Warga Jangan dulu Euforia
    Gagal di DPD RI Jabar, A Mulyana Coba Peruntungannya di Pilkada Kabupaten Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads