Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Wakil Wali Kota Minta Nasi Bancakan Terus Bergulir

    Wakil Wali Kota Minta Nasi Bancakan Terus Bergulir

    JuaraNews, BANDUNG - Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana, meminta aparat kewilayahan terus menggerakkan program Sangu Bancakan Urang Bandung (Sabandung). Masih banyak warga yang membutuhkan bantuan.

     

    Menurut Yana yang juga Wakil Wali Kota Bandung ini, Pemkot mulai memberikan kelonggaran di sejumlah sektor pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional hingga 26 Juni mendatang. Namun relaksasi belum bisa langsung mengembalikan kondisi masyarakat pada kondisi normal.

     

    Sehingga, warga terdampak tetap membutuhkan dukungan.

     

    “Meskipun ada relaksasi tidak serta merta instan membuat ekonomi bergerak. Itu belum tentu langsung mendongkrak keadaan sosial ekonomi warga yang terdampak. Itu tentu berproses,” ujarnya saat mengunjungi dapur umum Sabandung Kelurahan Sindangjaya, Kecamatan Mandalajati, Senin (15/6/2020).

     

    Ia mengungkapkan, program Sabandung bukan hanya sebatas penyambung pangan melalui paket nasi. Lebih dari itu, merupakan wujud nyata dukungan moral guna mendongkrak motivasi dalam kehidupan bermasyarakat.

     

    “Alhamdulillah ini terbukti meskipun di tengah wabah tapi masyarakat Kota Bandung gotong royongnya luar biasa. Selama gotong royong dan kepedulian ini bisa dilakukan kenapa tidak dilakukan terus,” ujarnya.

     

    Sementara itu, Camat Mandalajati, Yana Rusmulyana mengungkapkan, wilayahnya tetap rutin menggelar Sabandung setiap minggu. Setiap pekan, pihaknya menyalurkan lebih dari seribu paket nasi.

     

    “Semuanya di sini ada empat kelurahan, rata-rata itu minimal 250 bungkus nasi dibuat per kelurahan. Bahkan ada yang 300 bungkus. Waktu itu di Jatihandap sampai 500 bungkus. Masing-masing kelurahan buatnya beda-beda harinya. Tapi yang pasti seminggu sekali,” katanya.

     

    Rusmulyana mengakui program Sabandung ini menjadi pemantik kebersamaan di tengah masyarakat. Bahkan masyarakat Kecamatan Mandalajati semakin tertarik berbagi kepedulian dengan turut memberikan bantuan membuat paket nasi.

     

    “Masyarakat berpatisipasi. Sebagian ada realokasi dari PIPPK, tapi itu hanya stimulus. Karena pada akhirnya banyak warga yang ikut menyumbang," katanya. (*)

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kembangakan SDM, Sang Legislator Buka Perguruan Kickboxing dan Muay Thai   
    Berat Badan Turun Drastis, Daniar PiIih Muay Thai untuk Olahraga Kebugaran
    Pakar Epidemiologi: Tren Peningkatan Sudah Diprediksi
    500 Orang Ikut Swab Test di Balai Kota, di Antaranya Warga Sekitar Kawasan Secapa AD
    Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads