web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Pembangunan Venue Futsal Harus Sesuai Standar FIFA

    Pembangunan Venue Futsal Harus Sesuai Standar FIFA

    JuaraNews, Bandung - Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Barat mengaku belum mengetahui progres pembangunan sarana prasana olahraga futsal untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 yang rencananya akan digelar di kampus ITB Jatinangor. Pihaknya pun meminta dilibatkan dalam proses pembangunan sarana prasana futsal tersebut.

    "Kami mohon ada komunikasi dari pihak yang membangun sarana prasarana untuk olahraga futsal, baik itu Disorda atau Diskimrum. Pasalnya, ada beberapa regulasi dari FIFA yang harus diterapkan," ujar Sekretaris Jenderal Asprov PSSI Jabar, Jafar Sidik saat ditemui wartawan di kantor Disorda Jabar, Selasa (4/4/2015).

    Beberapa hal yang harus diterapkan sesuai dengan regulasi FIFA salah satunya mengenai ukuran lapangan, tempat pemanasan, bench, hingga ketentuan lantai. Pihaknya pun ogah kejadian di Porda Jabar XII pada 2014 silam kembali terulang saat gelaran PON XIX ada 2016 mendatang.

    "Jangan sampai seperti saat Porda Jabar XII lalu. Kita terpaksa menggelar pertandingan di lapangan yang tidak representatif karena proses pembangunan maupun renovasi tidak melibatkan kita dari Asprov PSSI Jabar. Selain itu, even kali ini PON dan memiliki standar yang lebih tinggi dibandingkan Porda Jabar. Kalaupun browsing di internet mengenai ketentuan lapangan futsal, kami tetap harus tahu," terangnya.

    Saat ini, lanjutnya, pihak Asprov PSSI Jabar mengaku belum mengetahui site plan ataupun progres pembangunan sarana prasarana olahraga futsal yang rencananya digelar di kampus ITB Jatinangor. Apakah ukuran lapangan sudah sesuai dengan ketentuan FIFA, kemudian seperti apa tempat pemanasan, bangku pemain cadangan dan ofisial (bench), hingga ketebalan karpet lantai untuk futsal.

    Untuk itu, Jafar meminta pembangunan sarana prasarana olahraga futsal tersebut bisa dikomunikasikan dengan pihak Asprov PSSI Jabar sebagai pihak penyelenggara pertandingan di PON XIX/2016 mendatang. Pasalnya, waktu satu tahun bukanlah waktu yang lama. Selain itu, pembangunan pun tidak akan bisa selesai dalam waktu tiga atau empat bulan.

    "Jangan sampai saat pertandingan akan digelar, lapangan tidak layak dan kami bisa menolaknya sehingga harus sewa lapangan yang layak. Dan kalau lapangan tidak layak, ini akan jadi beban bagi kami karena 12 provinsi yang nanti akan ikut dipastikan sudah mengetahui aturan dan regulasi FIFA. Dan mereka pasti menolak bertanding jika sarananya tidak representatif. Bila perlu studi banding dulu ke provinsi yang sudah memiliki lapangan futsal yang representatif seperti Jogjakarta atau Jakarta," tuturnya.

    Selain itu, lanjutnya, dengan lancarnya komunikasi bisa mempercepat proses pembangunan sarana prasana olahraga futsal. Dengan demikian, sebelum digunakan untuk pertandingan di PON, lapangan pun bisa dipakai terlebih dahulu oleh tim futsal Jabar.

    "Ini keuntungan kita sebagai tuan rumah yakni mengetahui dan beradaptasi lebih dulu venue yang akan digunakan. Jangan disepelekan, karena cabang olahraga futsal pun memiliki kans besar meraih medali untuk Jabar Kahiji," tegasnya.

    Sementara untuk cabang olahraga sepakbola, pihaknya tidak laga mempermasalahkan terkait venue yang akan digunakan. Sepakbola sendiri rencananya akan dipertandingkan di empat kota/kabupaten. Yakni stadion Wibawa Mukti di Kabupaten Bekasi, stadion Patriot Kota Bekasi, stadion Cibinong Kabupaten Bogor, serta stadion Gelora Bandung Lautan Api Kota Bandung.

    "Kita sudah tahu semua stadion-stadion tersebut sudah sangat layak dan representatif. Hanya tinggal penambahan beberapa sarana pendukung saja," ujar Fajar.

    Terkait persiapan tim futsal dan sepakbola, Jafar menyebut jika pihaknya sudah membentuk tim untuk kedua cabang olahraga tersebut. Saat ini, proses latihan sudah memasuki tahap persiapan pemantapan kondisi fisik para pemain. Dan usai gelaran Kongres Luar Biasa PSSI, proses latihan akan kembali digelar secara intensif.

    "Sebagai tuan rumah dan dari komposisi tim, futsal dan sepakbola memiliki peluang yang besar meraih medali emas di PON XIX/2016. Namun jangan sampai peluang besar untuk meraih medali emas itu terganjal oleh ketidaksiapan sarana prasarana yang tidak representatif," pungkasnya. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Libas Persipura 5-1, PSM Kokoh di Puncak Klasemen
    Ribuan Siswa SMU di Bandung Saksikan Penutupan
    NPCI SOLO: Pepernas XV/2016 Jawa Barat Luar Biasa
    Hujan, Peserta Penutupan Peparnas Gunakan Mantel
    Menteri Sosial Tutup Peparnas XV / 2016

    Perolehan Medali Asian Games 2018

    Tim Total Medali
    1. China 289
    2. Jepang 205
    3. Korea Selatan 177
    4. INDONESIA 98
    Lihat Selengkapnya

    Editorial


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bali United 34 64
      2 Persebaya Surabaya 34 54
      3 Madura United 34 53