Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pimpinan Baitul Arqam Bersyukur DPRD Jabar Bahas Raperda Penyelenggaraan Pesantren
    Ibnu Athoillah Yusuf Al Hafidz

    Pimpinan Baitul Arqam Bersyukur DPRD Jabar Bahas Raperda Penyelenggaraan Pesantren

    Juaranews, Bandung – Pimpinan pondok pesantren Baitul Arqom Ibnu Athoillah Yusuf Al Hafidz mensyukuri adanya pembahasan Raperda Penyelenggaraan Pesantren karena lembaga pendidikan pesantren bisa lebih diperhatikan.

     

    “Terkait hadirnya pansus raperda kepesantrenan itu bagi kami kalangan pesantren sangat membanggakan, otomatis dengan hadirnya pansus raperda pesantren pemerintah akan lebih mengetahui akan seluk beluk pesantren,  ” katanya saat diwawancar JuaraNews di Pesantren Baitul Arqom Jalan Pacet Raya  Desa Maruyung Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung. Kamis (11/06/2020).

     

    Dia menambahkan kehadiran Pansus dan Anggota DPRD di pesantren Baitul Arqom dapat menyuarakan secara langsung kepada mereka.  “Kami juga sangat berterima kasih kepada Pansus Raperda yang kemarin Alhamdulillah berkunjung membawa seluruh pasukan DPRD Provinsi, dari ketua fraksi dan wakilnya, dari berbagai partai hadir. Kami berterima kasih sekali karena dengan hadirnya beliau semua bisa mengetahui apa yang kami butuhkan dan perlukan, “ katanya lagi.

     

    Ustad Aat, sapaan akrabnya, menambahkan pemerintah bisa mengerti dan memfasilitasi untuk standar protokol kesehatan suasana Covid-19 karena pesantren sudah aktif belajar terhitung tanggal 25 juni 2020 untuk santri lama dam untuk santri baru tanggal 10 juli 2020.

     

    “Paling tidak pemerintah membantu masker, hand sanitizer. karena santri disini diatas 1000 orang. kalau kita tangani sama yayasan atau lembaga pribadi itu mungkin agak berat. nah hadirnya pansus kami sudah ajukan tolong pemerintah jeli dan peka terhadap pendidikan pondok pesantren, karena pondok pesantren siswanya tidak sedikit. Perlulah bantuan dari pemerintah, untuk sama-sama menghadapi tantangan virus Covid ini dengan bantun standar protokol kesehatan dan keamanan yang diberikan oleh pemerintah, ” jelasnya. (*)

    Oleh: alvian hamzah / ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil Ungkap Dua Klaster Baru Covid-19
     Rapid Test untuk Peserta UTBK SBMPTN di 7 Kampus
    187 KK Tagih Rumah Deret
    Kota Bandung Menuju Zona Hijau, Warga Jangan dulu Euforia
    Gagal di DPD RI Jabar, A Mulyana Coba Peruntungannya di Pilkada Kabupaten Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads