Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Wagub: Petani Jangan Jual Sawah di Masa Covid-19
    Wagub Uu Ruzhanul Ulum mendampingi menteri pertani

    Wagub: Petani Jangan Jual Sawah di Masa Covid-19

    JuaraNews, Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mendampingi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang, Sabtu (6/6/2020).

     

    Uu mengatakan, kehadiran Menteri Pertanian dapat memberi positif bagi petani Jabar. Ia pun berpesan kepada petani Jabar untuk tidak menjual lahan pertaniannya, supaya predikat Jabar sebagai lumbung pangan nasional terjaga dan stok pangan di Jabar aman.

     

    "Satu pesan penting saya masyarakat petani tolong jangan menjual sawah, pangan ini penting," kata  Uu. "Karena semaju apapun teknologi, seberapa pesatnya pembangunan infrastruktur, tapi yang kita makan adalah hasil kerja keras insan-insan pertanian," imbuhnya.

     

    Menurut Uu, stok pangan Jabar di tengah pandemi COVID-19 aman. Ia pun mengajak generasi muda di Jabar untuk turun ke sawah dan peduli terhadap kondisi pertanian. Kemudian, kata ia, Jabar berencana membentuk Santani (Santri Tani) guna mendorong sektor pertanian.

     

    "Kami juga ingin membuka SMK- SMK Pertanian, kami juga ingin membentuk Santani (Santri Tani) Provinsi Jawa Barat. Itu sudah kami diskusikan dengan Pak Menteri," ucapnya.

     

    Sementara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) konsisten menjaga stok pangan di tengah pandemi COVID-19. Selain itu, kata ia, Kementerian Pertanian akan merespons ancaman kekeringan dan krisis pangan dengan sejumlah langkah strategis.

     

    "Kementan menyiapkan langkah strategis melalui gerakan percepatan tanam, diversifikasi pangan lokal, pengembangan rawa, dan penyediaan cadangan beras," kata Syahrul. "Sekali lagi, kita lakukan percepatan tanam, gerakan pangan alternatif, dan siapkan lumbung pangan. Kami sediakan fasilitasi bagi yang punya komitmen kuat," tambahnya.

     

    Syahrul mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Jabar, untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman pangan. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kembangakan SDM, Sang Legislator Buka Perguruan Kickboxing dan Muay Thai   
    Berat Badan Turun Drastis, Daniar PiIih Muay Thai untuk Olahraga Kebugaran
    Pakar Epidemiologi: Tren Peningkatan Sudah Diprediksi
    500 Orang Ikut Swab Test di Balai Kota, di Antaranya Warga Sekitar Kawasan Secapa AD
    Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads