Perusahaan Swedia Bantu Penanganan COVID-19 di Jabar - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Perusahaan Swedia Bantu Penanganan COVID-19 di Jabar

    Perusahaan Swedia Bantu Penanganan COVID-19 di Jabar

    JuaraNews, BANDUNG – Pemprov Jawa Barat  mengusung kolaborasi dan mendukung inovasi dari berbagai pihak dalam penanggulangan COVID-19 di Jabar.

     

    Kali ini, Pemda Provinsi Jabar melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar menerima bantuan 65 ribu masker bedah (medis) dan 500 Alat Pelindung Diri (APD) dari perusahaan ritel fesyen asal Swedia, H&M, untuk penanganan COVID-19 di Jabar.

     

    Gubernur Jabar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil mengatakan, bantuan masker bedah dan APD diterima pekan lalu dan sudah didistribusikan ke sejumlah rumah sakit rujukan di Jabar.

     

    "Bantuannya sudah kami terima minggu lalu dan sudah disalurkan," ujar Ridwan Kamil saat melakukan video conference penerimaan simbolis bantuan bersama Country Manager Production H&M Jessica Vilhelmsson, dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (15/5/20).

     

    Emil –sapaan Ridwan Kamil – menambahkan, meskipun saat ini persediaan APD untuk tenaga medis dinilai cukup dengan tren pasien yang dirawat di rumah sakit menurun dan tingkat kesembuhan meningkat, namun bantuan itu dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya gelombang kedua pandemi COVID-19.

     

    "APD ini dapat memperkuat terutama dalam mengantisipasi jika terjadi gelombang kedua COVID-19 selama vaksin belum ditemukan," kata Emil.

     

    Dalam pertemuan dalam jaringan itu, Emil turut melaporkan sejumlah berita baik dalam penanggulangan pandemi global itu di Jabar kepada pihak H&M.Ia  berharap agar pandemi segera diatasi sehingga perekonomian bisa kembali normal.

     

    "Mudah-mudahan kondisi ini terus membaik dan perekonomian berjalan lagi termasuk para pekerja di H&M dapat beraktivitas kembali, namun tetap dengan protokol kesehatan," tuturnya.

     

    Selain itu, Emil berujar,  Pemerintah Provinsi Jabar memiliki hubungan baik dengan perusahaan ritel yang memiliki gerai di 62 negara itu. Dirinya pun sempat bertemu pihak H&M dalam agenda kunjungan kerja ke Swedia tahun lalu. "Terima kasih banyak (atas bantuannya), saya rasa masyarakat Jabar pun sudah mengetahui H&M, sudah tidak asing," ucap Emil.

     

    Adapun selain dari H&M, bantuan asing untuk penanganan COVID-19 di Jabar juga datang dari berbagai kalangan, di antaranya dari Korea Selatan berupa 5 ribu test kit metode Polymerase Chain Reaction (PCR), APD dari co-founder Alibaba Group Jack Ma, serta dari perusahaan asal Swedia lainnya, yakni IKEA.

     

    Di Jabar sendiri, Pemda Provinsi Jabar juga terus mendorong inovasi dari akademisi, pengusaha, hingga komunitas, di antaranya produksi reagen PCR dari PT Biofarma, ventilator dari PT Dirgantara Indonesia dan Pindad, serta teranyar dua alat tes, Rapid Test 2.0 dan Surface Plasmon Resonance (SPR), hasil penelitian ITB dan Unpad. Selain itu, hampir 50 persen alat Rapid Diagnostic Test (RDT) di Jabar merupakan donasi dari Yayasan Buddha Tzu Chi. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemerintah Putuskan tak Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini
    Masuk Desa Rawan Covid-19, akan Diisolasi 14 Hari
    Ridwan Kamil: Pancasila Perekat Bangsa Indonesia
    New Normal, Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Diadakan Tes Masif Protokol Kesehatan
    Hari Lahir Pancasila Baru Bisa Diperingati Setelah 70 Tahun
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads