KAI Operasikan Kereta Api Luar Biasa Mulai Hari Ini - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    KAI Operasikan Kereta Api Luar Biasa Mulai Hari Ini
    Ilustrasi

    KAI Operasikan Kereta Api Luar Biasa Mulai Hari Ini

     

    JuaraNews, Bandung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan perjalanan Kereta Api Luar Biasa (KLB) untuk berbagai rute mulai tanggal 12-31 Mei 2020.

     

    “Terdapat 6 perjalanan Kereta Api Luar Biasa yang kami operasikan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam siaran pers yang disampaikan melalui situs resmi PT KAI Indonesia.

     

    Joni menjelaskan, pengoperasian KLB ini menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 6 Mei 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalan Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

     

    Sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19, masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB ialah pekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan & keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting; perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal; serta repatriasi.

     

    Adapun 3 rute yang dilayani adalah (Jadwal Lengkap Terlampir):

    1. Gambir - Surabaya Pasarturi pp (Lintas Utara)
    2. Rangkaian: 4 Kereta Eksekutif dan 4 Kereta Ekonomi
    3. Kapasitas yang dijual: 264 Tempat Duduk (50% dari total tempat duduk tersedia)
    4. Stasiun Naik/Turun Penumpang: Gambir, Cirebon, Semarang Tawang, Surabaya Pasarturi
    5. Tarif jarak terjauh: Eksekutif Rp750.000 dan Ekonomi Rp400.000

     

    1. Gambir - Surabaya Pasarturi pp (Lintas Selatan)
    2. Rangkaian: 4 Kereta Eksekutif dan 4 Kereta Ekonomi
    3. Kapasitas yang dijual: 264 Tempat Duduk (50% dari total tempat duduk tersedia)
    4. Stasiun Naik/Turun Penumpang: Gambir, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Pasarturi
    5. Tarif jarak terjauh: Eksekutif Rp 750.000 dan Ekonomi Rp 450.000

     

    1. Bandung - Surabaya Pasarturi pp
    2. Rangkaian: 3 Kereta Eksekutif dan 3 Kereta Ekonomi
    3. Kapasitas yang dijual: 198 Tempat Duduk (50% dari total tempat duduk tersedia)
    4. Stasiun Naik/Turun Penumpang: Bandung, Yogyakarta, Madiun, Surabaya Pasarturi
    5. Tarif jarak terjauh: Eksekutif Rp 630.000 dan Ekonomi Rp 440.000

     

    Tiket dijual mulai Senin, 11 Mei 2020 di loket stasiun keberangkatan penumpang. Pemesanan dan pembelian tiket dapat dilakukan mulai H-7 keberangkatan, oleh penumpang yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan.

     

    Untuk dapat membeli tiket tersebut, calon penumpang diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19. Persyaratan tersebut di antaranya menunjukkan surat hasil tes negatif Covid-19, surat tugas dari perusahaan, KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah, serta dokumen pendukung lainnya sesuai peraturan (Persyaratan Lengkap Terlampir).

     

    Jika sudah lengkap, calon penumpang melapor ke Posko Gugus Tugas Covid-19 yang tersedia di stasiun penjualan tiket untuk menyerahkan berkas. Jika sudah diverifikasi, calon penumpang akan mendapatkan Surat Izin dari Satgas Covid-19 dua rangkap. Lembar pertama diberikan ke petugas loket saat akan membeli tiket dan lembar kedua ditunjukkan kepada petugas pada saat boarding. Surat Izin tersebut berlaku hanya untuk satu kali perjalanan.

    “KAI membentuk posko penjagaan dan pemeriksaan tersebut berkordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Polisi, TNI, Pemerintah Daerah, Gugus Tugas Covid-19 Daerah, dan instansi terkait lainnya,” jelas Joni.

     

    Setiap penumpang yang akan menggunakan KLB tersebut diharuskan untuk menggunakan masker, bersuhu tubuh di bawah 38 derajat Celsius, membawa tiket, identitas asli, serta Surat Izin dari Satgas Covid-19.

     

    “Penumpang yang akan berangkat namun tidak memenuhi persyaratan tersebut, dilarang naik kereta api dan tiket akan dikembalikan 100%,” tegas Joni.

     

    Seluruh perjalanan KLB sudah menyesuaikan dengan jadwal pembatasan transportasi umum di masing-masing wilayah yang sudah menerapkan PSBB. KAI juga secara tegas dan ketat menerapkan protokol pencegahan Covid-19 mulai dari sebelum keberangkatan, dalam perjalanan, dan saat tiba di stasiun tujuan.

     

    Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, KAI tetap membatasi kapasitas angkut dengan menjual hanya 50% tempat duduk dari kapasitas kereta; membuat batas antre dan duduk di stasiun dan kereta untuk menerapkan physical distancing; menyediakan alat pengukur suhu badan, ruang isolasi, pos kesehatan, hand sanitizer, wastafel portable di stasiun; rutin membersihkan fasilitas penumpang dengan disinfektan; dan berbagai langkah pencegahan lainnya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Usai Libur Lebaran, ASN Pemprov Jabar Mulai Kembali Bekerja
    Jokowi Menerjunkan TNI-Polri di 4 Provinsi untuk Disiplinkan Masyarakat Selama Pandemi Covid19
    Pemudik Mau Balik Lagi ke Jakarta, Harus Tunjukan SIKM
    Update Covid19 (25/05) : 22.750 Positif, 5.642 Orang Dinyatakan Sembuh
    Idulfitri 1441 Hijriah, KBRI Dar es Salaam Bagikan Paket Sembako untuk WNI di Tanzania
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads