Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Saat PSBB, Warga Tamansari Kompak Bikin Lumbung Darurat

    Saat PSBB, Warga Tamansari Kompak Bikin Lumbung Darurat

     

    JuaraNews, Bandung – Di balik pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, ada hikmah yang bisa dirasakan. Di antaranya solidaritas dan rasa kemanusiaan masyarakat Kota Bandung yang sangat tinggi.

     

    Pernyataan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana itu terbukti di RW 12 Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Di tengah pandemi Covid-19, warga RW 12 kompak saling tolong-menolong. Warga membentuk lumbung darurat untuk membantu mereka yang kesulitan akibat wabah ini.

     

    Lumbung darurat untuk membantu gerakan solidaritas warga membantu tetangga yang kesulitan. Dengan konsep “Tengok Tetangga”, para warga secara swadaya menghimpun bantuan sembako untuk menolong keluarga di sekitarnya yang kesulitan akibat dampak sosial Covid-19.

     

    Untuk merespos pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Bandung Raya pada 22 April lalu, warga RW 12 membentuk posko. Ketua RW 12, Harun Kasirun menuturkan, warga menggelar rapat pada 23 April 2020 untuk menggalang donasi guna membantu warga yang kesulitan.

     

    “PSBB tanggal 22 April, sehari berikutnya kami rapat. Pada 24 April mengumpulkan donasi, 25 April kami sudah bagikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan,” jelas Harun ke pada Humas Kota Bandung di Posko Lumbung Darurat RW 12, Minggu (3/5/2020).

     

    Dalam sehari, pihaknya berhasil mengumpulkan donasi untuk diolah menjadi 125 paket sembako. Para pegiat di posko langsung mendistribusikan paket-paket tersebut ke warga yang membutuhkan berdasarkan hasil pendataan oleh Karang Taruna.

     

    “Paketnya ada beras 2,5 kg, ada telur, gula, Indomie, dan minyak. Ini kita lagi kumpulkan lagi untuk pembagian selanjutnya,” katanya.

     

    Saat Humas Kota Bandung mengunjungi posko, tampak beberapa paket sembako sudah siap dibagikan. Paket tersebut bisa diperoleh warga yang membutuhkan secara gratis.

     

    “Ini sifatnya darurat, jadi untuk warga yang tidak punya bahan pangan silakan datang ke sini, selama stoknya ada, kita kasih,” ujarnya.

     

    Stok paket sembako disimpan di ruang cafe yang tak beroperasi selama Covid-19. Pemilik café, Yana M. Purakusumah yang juga ditunjuk sebagai ketua pelaksana mengaku bersedia tempat usahanya dijadikan posko darurat.

     

    “Ya daripada sepi, tamu juga nggak ada, pemasukan nggak ada, lalu saya dengar ada banyak masalah ini itu, ya sudah di sini saja. Ayo kita buat posko,” jelasnya.

    Ia lalu meminta Karang Taruna terjun langsung mendata warga yang kesulitan. Namun Ia kaget saat melihat anggota Karang Taruna yang kembali padanya dalam keadaan berlinang air mata.

     

    “Saya tanya kenapa nangis, ternyata si ini begini, ternyata di sana ada mahasiswa begini, yang kita nggak kenal mereka, tapi ditemukan mereka kesulitan, kita sudah lihat,” bebernya.

     

    Ia bercerita, ada pula warga perantauan yang tinggal di wilayah tersebut, seperti mahasiswa yang tak bisa pulang dan kekurangan biaya, ada pula pegawai Baltos yang dirumahkan karena tokonya tutup.

     

    “Jadi penerimanya bukan warga sini saja. Kita memang buat skala prioritas, tetapi selama dia membutuhkan meskipun bukan warga sini kita kasih,” ucapnya.

     

    Saat ini, posko di RW 12 sedang menghimpun donasi untuk pemberian bantuan gelombang kedua. Ia menargetkan bisa menghimpun sampai 150 paket sembako. (*) 

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
     Sebanyak 1.489 Orang akan Ikuti SKB CPNS Kota Bandung
    Subsidi BLT Upah Rp 600 Ribu, Buruh: Jangan Ada Diskriminasi
    Prakiraan Cuaca Jumat (7/8), BMKG : Potensi Hujan Lokal Terjadi di Bandung Pada Siang Hari
    Sekda Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana Meninggal Dunia
    Antisipasi Covid-19, 1.659 Mahasiswa Unisba Ikuti Pesantren Virtual
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads