Pemkot Bandung akan Perbarui Data Penerima Bantuan - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pemkot Bandung akan Perbarui Data Penerima Bantuan

    Pemkot Bandung akan Perbarui Data Penerima Bantuan

    JuaraNews, Bandung – Pemkot Bandung segera memperbarui data penerima bantuan terdampak Covid-19 untuk dikirimkan ke  Pemprov Jabar. Hal tersebut menyusul dihilangkannya sistem kuota pengiriman bantuan dari Pemprov Jabar.

     

     

    Mengutip hasil video conference antara Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil dan para kepala daerah se-Jawa Barat, Pemprov Jabar akan mengakomodasi seluruh kebutuhan bantuan dari kota/kabupaten. Pemprov Jabar tidak lagi membatasi penerima bantuan melalui kuota.

     

     

    "Kalau dari RW mengajukan 10, kita akan penuhi sesuai ajuannya, sehingga tidak ada gejolak, dengan syarat semua harus menandatangani surat tanggung jawab mutlak oleh Dinas Sosial kota kabupaten yang menyatakan bahwa data bisa dipertanggungjawabkan by name by address," ujar Ridwan.

     

    Ia pun menunggu pembaruan data dari kota/kabupaten hingga 25 April 2020. Data tersebut juga harus mencantumkan perincian data, mulai dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun non-DTKS.

     

    Pasalnya, pemerintah harus rinci mendata setiap nama agar tidak ada orang yang mendapatkan bantuan dari dua pintu, atau bahkan tidak mendapatkan bantuan sama sekali.

     

    Wali Kota Bandung Oded M. Danial pun menyanggupi untuk segera mengirimkan data terbaru hasil penjaringan melalui kewilayahan. Ia mengaku lega sebab akan semakin banyak warganya yang tertolong.

     

    "Alhamdulillah dari provinsi tidak lagi memberlakukan sistem kuota. Maka kita bisa lebih rinci dan saling berbagi porsi banyuan dengan provinsi," katanya.

     

    Selain itu, Oded juga sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19, termasuk untuk jaring pengamanan sosial ini. Ia sudah menggeser kurang lebih 32% APBD tahun 2020.

     

    "Untuk jaring pengamanan sosial ini kita juga dibantu dana non APBD yang saat ini dibantu pengelolaannya oleh Forum Bandung Sehat (FBS). Bantuan FBS ini malah sudah lebih dulu penyalurannya. Ada 27.000 paket sedang didistribusikan secara bertahap oleh rekan-rekan FBS," katanya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkot Bandung Imbau Warga Waspada, Ada Covid-19 di Luar Klaster
    Epidemolog: Kota Bandung Belum Siap New Normal
    Pemkot Bandung Ajak Masyarakat Tetap Waspada Terhadap Penyebaran Covid19
    Awal Juni, Bandung dan Sekitarnya Diguyur Hujan dengan Intensitas Ringan
    Pemkot Bandung Bolehkan Rumah Ibadah Buka saat Pemberlakuan  PSBB
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads