Di Bawah Pada Pusing Soal Bansos, Ridwan Kamil: Daftar Penerima Berdasarkan Usulan RT/RW - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Di Bawah Pada Pusing Soal Bansos, Ridwan Kamil: Daftar Penerima Berdasarkan Usulan RT/RW
    Gubernur rapat soal bansos di Gedung Pakuan

    Di Bawah Pada Pusing Soal Bansos, Ridwan Kamil: Daftar Penerima Berdasarkan Usulan RT/RW

    JuaraNews, Bandung— Gubernur Jabar Ridwan Kamil menekankan bantuan sosial (bansos) provinsi yang diberikan di daerah untuk warga terdampak COVID-19 berdasarkan data usulan dari RT/RW di kabupaten/kota.

     

    Namun,  Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — tetap mengingatkan bahwa bansos yang akan diberikan tidak untuk semua warga.

     

    “Data yang ada akan kami koreksi. Provinsi Jawa Barat tidak akan pakai kuota-kuotaan. Kami akan menyelesaikan semua kalau dari APBN kurang, kita isi oleh (anggaran) provinsi, dan lain-lainnya,” ujar Emil dalam Rapat Finalisasi Data Penerima Bansos bersama Bupati/Wali Kota melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (20/4/2020) sore.

     

    Menurut  Emil, dalam pendataan warga miskin baru kota kabupaten harus mengikuti RT/RW. “Jangan sampai ada gejolak, jangan sampai orang kaya atau orang mampu justru diberikan bantuan,” tegas Emil dalam arahannya kepada bupati/wali kota.

     

    Untuk itu, Emil meminta bupati/wali kota menyempurnakan data di RT/RW tanpa membatasi jumlah. Gubernur berprinsip tidak boleh ada orang miskin dan rawan miskin yang terlewat atau tidak diberi bantuan.

     

    “Kalau dari RW misalkan (usulan) yang masuk sepuluh (penerima bantuan), maka kita akan penuhi sepuluh juga. Dengan syarat semua harus menandatangani surat tanggung jawab mutlak oleh kepala dinas sosial kabupaten/kota, sehingga data bisa dipertanggungjawabkan by name by address,” jelas Emil.

     

    Gubernur memberi tenggat waktu kepada bupati/wali kota agar menyetorkan data ke provinsi paling lambat 25 April 2020. “Surat revisi data-data penerima (bantuan) dari kabupaten/kota itu harus kami terima sebagai usulan final,” sebut  Emil.

    Sementara itu para RT dan RW banyak yang merasa kebingungan dengan alokasi yang ada dalam daftar. Beredar di sosial media terkait alokasi jumlah bantuan per kabupaten. Setelah dihitung dibagi rata-rata, jumlah penerima hanya 3-5 orang per RT.

    “Bola panasnya diberikan kepada RT dan RW. Kalau per RT hanya 3-5 orang bagaimana yang lain?” kata Tia, salah seorang ketua RT di Kabupaten Bandung Barat, Selasa (21/4/2020).

    Tia berharap ada penambahan dan revisi data penerima bantuan sosial dari pemerintah. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dampingi Presiden Resmikan Mall, Emil Siapkan Tatanan Normal Baru di Jabar
    Cegah Arus Balik, Penyekatan Perbatasan di Jabar Ditingkatkan
    Tekan Potensi Penyebaran COVID-19 Setelah Idulfitri dengan Tes Massif
    Bani Muhyiddin Pagelaran Tetap Jaga Silaturahmi di Tengah Pandemi Covid-19
    ASN Pemda Provinsi Jabar Mulai Bekerja
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads