Ridwan Kamil : WNA Datang ke Jabar Wajib Ikuti Karantina - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ridwan Kamil : WNA Datang ke Jabar Wajib Ikuti Karantina

    Ridwan Kamil : WNA Datang ke Jabar Wajib Ikuti Karantina

    JuaraNews, Bandung- Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di Jawa Barat. Pasalnya saat ini terdapat ribuan WNA yang bekerja di berbagai perusahaan di Jabar.

     

    Menurut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Pengawasan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau covid19 di Jawa Barat.

     

    "Ada sekitar 9.981 jumlah WNA harus kita lakukan pengawasan, khusunya wajib karantina ini kepada WNA yang baru datang dari negara asing. Karena semua yang traveling statusnya ODP," tandasnya, di Bandung, Sabtu (04/03/2020).

     

    Pasalnya, kata Emil, ia mendapatkan informasi adanya WNA datang ke Jabar langsung bekerja diberbagai perusahaan tanpa mengalami karantina.

     

    "Ini ada laporan kalau bos dari orang asing ini datang ke Jawa Barat tidak melakukan karantina dan langsung bekerja," katanya

     

    Untuk itu, Pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat dalam melakukan pengawasan terhadap TKA.

     

    "Jadi Dinas Tenaga Kerja saya perintahkan untuk membuka hotline khusus kepada karyawan-karyawan yang memiliki kolega warga negara asing dan juga bosnya yang orang-orang asing," Katanya.(*).

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Aktivitas Masjid pada New Normal Hanya di Zona Biru
    10 Provinsi tak Laporkan Adanya Penambahan Covid-19
    Pemerintah Ijinkan 102 Zona Hijau Kembali Produktif, Jawa Barat tak Termasuk
    Situasi Terkendali, RSHS Bandung Siap Buka Layanan Kesehatan Non-COVID-19
    8 Daerah tak Laporkan Penambahan Positif Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads