Ini 2 Fase Penanggulangan Covid-19 yang Dilakukan Pemprov Jabar - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ini 2 Fase Penanggulangan Covid-19 yang Dilakukan Pemprov Jabar
    istimewa/humas pemprov jabar Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja

    Ini 2 Fase Penanggulangan Covid-19 yang Dilakukan Pemprov Jabar

    JuaraNews, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, ada 2 fase yang dilakukan Pemprov Jabar dalam menanggulangi Covid-19.

     

    "Fase pertama adalah bagaimana kita sesegera mungkin untuk menanggulangi dari sisi kesehatan," kata Setiawan usai melakukan video conference bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jabar Command Center, Kota Bandung, Jumat (3/4/2020).

     

    Sejumlah upaya sudah dilakukan Pemprov Jabar untuk menanggulangi Covid-19 di sisi kesehatan. Mulai dari menetapkan rumah sakit rujukan, membuat peta persebaran Covid-19 melalui tes masif, sampai melengkapi alat-alat kesehatan bagi tenaga medis.

     

    "Setelah itu, fase kedua adalah bagaimana kita membangun sosial safety net atau jaring pengaman sosial. Dua fase ini yang akan kita lakukan untuk di Jawa Barat," ucapnya.

     

    Terkait jaring pengaman sosial, Pemprov Jabar akan memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu kepada warga rentan miskin baru. Saat ini, Pemprov Jabar tengah melakukan pendataan.

     

    Setiawan pun melaporkan kepada Kemendagri semua upaya Pemdaprov Jabar dalam percepatan penanggulangan Covid-19.

     

    "Kami dari Jawa Barat sudah melaporkan hal-hal apa saja yang telah kami lakukan. Termasuk menindaklanjuti surat edaran Mendagri RI terkait dengan (pembentukan) Gugus Tugas," katanya.

     

    Imbauan kepada masyarakat untuk tidak mudik pun gencar dilakukan Pemprov Jabar. Hal itu bertujuan guna mencegah penyebaran Covid-19. Setiawan menegaskan, masyarakat yang terlanjur mudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan harus mengisolasi diri selama 14 hari.

     

    “Jadi, kita pun berupaya, bekerja keras, untuk mengampanyekan bahwa (yang sudah mudik) ini jadi ODP. Harus mengisolasi diri," ucapnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Disdik Jabar Siapkan Skenario Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru
    Tatanan Normal Baru Terus Dimatangkan, Pemprov Jabar Lakukan Penyesuaian PSBB
    Dampingi Presiden Resmikan Mall, Emil Siapkan Tatanan Normal Baru di Jabar
    Cegah Arus Balik, Penyekatan Perbatasan di Jabar Ditingkatkan
    Tekan Potensi Penyebaran COVID-19 Setelah Idulfitri dengan Tes Massif
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads