web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Sumsel Akui Sulit Lampaui Jabar
    ilustrasi

    Sumsel Akui Sulit Lampaui Jabar

    JuaraNews, Bandung - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengakui kualitas pembinaan dan prestasi olahraga Jawa Barat. Mereka pun mengaku cukup sulit untuk bisa melampaui prestasi Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016.

    Hal tersebut diungkapkan saat perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumsel malakukan kunjungan ke sekretariat KONI Jabar di Jalan Pajajaran 37A, Kota Bandung, Kamis (9/4/2015.

    "Persaingan pasti terjadi, dan itu hal yang wajar. Tapi kami akui cukup sulit untuk bisa melampaui Jabar, karena proses pembinaan kami belum maksimal. Tapi kami akan melakukan berbagai upaya untuk meraih yang terbaik. Setidaknya meraih posisi runner up bukan hal yang mustahil," ujar Sekretaris Umum KONI Sumsel, Ade Karyana usai melakukan audiensi dengan KONI Jabar, Kamis (9/4/2015).

    Meski demikian, Ade mengakui jika pihaknya belum mengetahui pasti lokasi-lokasi tempat penyelenggaraan pertandingan PON XIX/2016 di Jawa Barat. Mereka sendiri baru mengetahui jika tempat pelaksanaan pertandingan cabang olahraga PON XIX tahun 2016 akan tersebar di 14 kota/kabupaten di Jawa Barat.

    "Ini menjadi hal penting karena kami harus mempersiapkan anggaran dengan cukup apik untuk menempatkan atlet kami di 14 kota/kabupaten tersebut. Tapi kendalanya, kami belum tahu posisi pastinya dimana. Untuk itu, kami datang kesini sekaligus meminta bantuan untuk mengetahui tempat-tempat strategis bagi kami mencapai lokasi pertandingan PON," tegasnya.

    KONI Jabar yang diwakili Wakil Ketua IV Bidang Perencanaan dan Anggaran Irwan K Koesdrajat menyebut jika pihaknya siap untuk bertukar pikiran dengan KONI provinsi manapun karena masih dalam satu tujuan yakni pembinaan olahraga prestasi. KONI Sumsel pun menjadi kepengurusn KONI ke-26 yang datang ke Jawa Barat usai pelaksanaan PON XVIII/2012 Riau, untuk bertukar pikiran terkait pengelolaan dana hibah maupun pembinaan olahraga prestasi.

    "Kalau untuk dana hibah, kami hanya bisa menyarankan jika kita harus tetap memegang teguh aturan. Kalau untuk PON, di kami (Jabar) ada pergub-nya. Terus kalau untuk Asian Games, dimana Sumsel dan kita (Jabar) akan jadi tuan rumah, pegangannya yakni perpres atau aturan lain yang dikeluarkan oleh pusat," tutur Irwan.

    Terkait pelaksanaan PON XIX/2016, Irwan membenarkan jika tempat pertandingan akan digelar tersebar di 14 kota/kabupaten di Jawa Barat. Untuk itu, pihaknya menyarankan setiap kontingen provinsi harus menyebar setiap atletnya di lokasi-lokasi tempat pertandingan.

    "Jadi akan lebih baik ada posko khusus setiap provinsi di setiap kota/kabupaten tempat penyelenggaraan pertandingan. Ini karena, lokasinya cukup jauh dari pusat pelaksanaan PON XIX di Kota Bandung. Jadi kira sarankan kepada setiap provinsi untuk buat posko di masing-masing kota/kabupaten," tandasnya. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Libas Persipura 5-1, PSM Kokoh di Puncak Klasemen
    Ribuan Siswa SMU di Bandung Saksikan Penutupan
    NPCI SOLO: Pepernas XV/2016 Jawa Barat Luar Biasa
    Hujan, Peserta Penutupan Peparnas Gunakan Mantel
    Menteri Sosial Tutup Peparnas XV / 2016

    Perolehan Medali Asian Games 2018

    Tim Total Medali
    1. China 289
    2. Jepang 205
    3. Korea Selatan 177
    4. INDONESIA 98
    Lihat Selengkapnya

    Editorial


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bali United 34 64
      2 Persebaya Surabaya 34 54
      3 Madura United 34 53