Wagub Jabar: Kepala Desa Harus Mampu Ubah Pola Pikir Masyarakat
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum

Wagub Jabar: Kepala Desa Harus Mampu Ubah Pola Pikir Masyarakat

  • Senin, 24 Februari 2020 | 23:57:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Cimahi – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan tugas sebagai kepala desa bukan sekedar membangun yang sifatnya fisik, tapi juga membangun pola pikir atau paradigma masyarakat  menuju lebih baik.

 

“Oleh karena itu harapan Pemprov Jabar, kepala desa dengan lidahnya, kewenangannya, anggarannya, dan juga dengan pengetahuannya, tolong ubah paradigma masyarakat,” ujar Uu saat membuka Diklat Pengembangan Kompetensi Tata Kelola Pemerintahan Desa Tahun 2020 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jabar, Kota Cimahi, Senin (24/2/2020).

 

Yang harus diubah, lanjut Uu, adalah rasa peduli terhadap lingkungan karena saat ini masih banyak orang membuang sampah sembarangan yang menjadi salah satu penyebab banjir.

 

“Kemudian juga yang perlu ditekankan oleh para kepala desa adalah penekanan terhadap moral dan akhlak,” kata Uu.

 

Selanjutnya, Uu juga meminta para kepala desa untuk menjaga keamanan sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman. “Desa itu harus aman harus tenang,” tambahnya.

 

Kepada kepala desa itu sendiri, Uu mengingatkan agar mereka tidak melakukan tindak korupsi, tidak terlibat pada lingkaran narkoba, serta membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warrahmah sehingga berpengaruh pada pola kepemimpinan.

 

“Harapan kami pada para peserta yang sudah melaksanakan pendidikan di sini (agar) memanfaatkan ilmu yang telah dimiliki. Pemanfaatan itu ada dua, yaitu untuk diri sendiri dan untuk masyarakat,” pesan Uu.

 

“Karena kalau mencari ilmu kemudian tidak dimanfaatkan percuma. Oleh karena itu, saya harap (peserta) bukan hanya hadir, tetapi memanfaatkan ilmu yang didapat,” ujarnya.

 

Dalam laporannya, Sekretaris BPSDM Provinsi Jabar Pupun Saefunudin mengatakan bahwa tujuan dari pelatihan ini yakni meningkatkan kemampuan profesional dalam merencanakan dan melaksanakan membangun desa, meningkatkan kemampuan yang aktif dalam menunjukkan komitmen dan tanggung jawab sebagai kepala desa, serta memiliki kemampuan ngabret berlari mengikuti perkembangan jaman dan kemajuan teknologi.

 

“Kemudian memiliki leadership atau kepemimpinan untuk memimpin dan sebagai motivator desa, memiliki kemampuan untuk membuat inovasi desa untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan desanya serta meningkatkan kemampuan mandiri dalam mensejahterakan masyarakat desanya,” tambah Pupun.

 

Adapun Diklat Pengembangan Kompetensi Tata Kelola Pemerintahan Desa Tahun 2020 diikuti 60 kepala desa yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (10 orang), Kabupaten Pangandaran (14), Kabupaten Sukabumi (12), Kabupaten Tasikmalaya sebanyak (15), dan Kota Banjar (9). Pelatihan berlangsung selama tujuh hari mulai 23 hingga 29 Februari 2020. (*)

ude

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Ridwan Kamil : WNA Datang ke Jabar Wajib Ikuti Karantina
Jabar Terima Bantuan APD dari Jack Ma untuk Penanggulangan Corona
Gubernur Jabar Terima Bantuan Ventilator dari BUMN
Pemprov Jabar Siapkan Rp16,2 Triliun Atasi Dampak Sosial Covid-19
Penyebaran Covid-19 Meluas, Pemprov Jabar Tingkatkan Kapasitas Penanganan Limbah B3