Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Subuh Keliling di Bogor, Gubernur Emil Kembali Ingatkan Bahaya Hoaks
    istimewa/humas pemprov jabar Emil di sela kegiatan Subling di Kabupaten Bogor

    Subuh Keliling di Bogor, Gubernur Emil Kembali Ingatkan Bahaya Hoaks

    • Minggu, 9 Februari 2020 | 10:29:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bogor - Gubernur Jabar Ridwan Kamil melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah Keliling (Subling) di Masjid Besar Ash Shohih, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Minggu (9/2/20).

     

    Kang Emil mengatakan, pemerintah sedang berupaya membuat hunian baru bagi korban longsor di Kabupaten Bogor.

     

    “Mari kita selalu mendoakan agar Kabupaten Bogor ini dijauhkan dari bahaya dan kebencanaan,” kata Kang Emil.

     

    “Per hari ini saya masih kerja keras bersama Pak Sekda (Kabupaten Bogor) untuk membangun rumah baru bagi korban longsor di Sukajaya. Mudah-mudahan mohon doanya sebelum bulan Shaum (Ramadan tahun ini) bagi mereka yang terkena musibah bisa kita selesaikan,” imbuhnya.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Kang Emil mengingatkan warga Jabar, khususnya Kab. Bogor, untuk memilah dan memilih informasi. Sebab, saat ini, banyak informasi bohong atau hoaks yang beredar, terutama soal Virus corona.

     

    “Masalah kita hari ini adalah kita sering terpecah belah, sering marah-marah oleh berita bohong. Kita ambil contoh hari ini tentang Virus Corona,” ucapnya

     

    “Tercatat ada 36 berita bohong tentang virus corona yang membuat warga panik dan entah siapa yang merekayasa nya,” tambahnya.

     

    Menurut Emil, dalam setahun, ada lebih dari 5.000 hoaks. Maka itu, dia menyarankan agar masyarakat selalu mengonfirmasi informasi yang beredar sebelum membagikannya.

     

    “Bagaimana membedakan berita yang benar dan bohong? Tahan diri dulu jangan langsung di-sharing. Kalau HP-nya menerima berita yang meresahkan, cek dulu ke media-media online yang terpercaya, ada atau tidak,” katanya.

     

    “Kalau kantor-kantor berita terpercaya itu memuat maka itu sahih, karena kantor itu punya integritas, mana faktual dan tidak. Kalau sudah dicek ternyata tidak ada, jangan di-share. Jangan terjerumus oleh berita bohong. Kenapa? Karena perang di masa depan bukan perang senjata yang akan berperan banyak, tapi perang berita bohong dalam memecah belah kondusivitas kita,” pungkas Emil.  (*)

    Oleh: JuaraNews / fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tuntut Kejelasan RUU HIP, Ratusan Massa Aksi Geruduk Gedung Sate
    KY: Hakim Usia Di Atas 50 Tahun Rentan Terpapar Covid-19
      Cegah Penularan Covid-19, Seleksi CHA dan Hakim Ad Hoc MA Dibuka Secara Online
    Tim Peneliti Unisba Kembali Ciptakan Alat pengambilan Spesimen Covid-19
    Bawaslu Temukan ASN Akomodir Massa Dukung Balon Bupati Pangandaran
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads