Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Subuh Keliling di Bogor, Gubernur Emil Kembali Ingatkan Bahaya Hoaks

    • Minggu, 9 Februari 2020 | 10:29:00 WIB
    • 0 Komentar


    Subuh Keliling di Bogor, Gubernur Emil Kembali Ingatkan Bahaya Hoaks
    Emil di sela kegiatan Subling di Kabupaten Bogor istimewa/humas pemprov jabar

    JuaraNews, Bogor - Gubernur Jabar Ridwan Kamil melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah Keliling (Subling) di Masjid Besar Ash Shohih, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Minggu (9/2/20).

     

    Kang Emil mengatakan, pemerintah sedang berupaya membuat hunian baru bagi korban longsor di Kabupaten Bogor.

     

    “Mari kita selalu mendoakan agar Kabupaten Bogor ini dijauhkan dari bahaya dan kebencanaan,” kata Kang Emil.

     

    “Per hari ini saya masih kerja keras bersama Pak Sekda (Kabupaten Bogor) untuk membangun rumah baru bagi korban longsor di Sukajaya. Mudah-mudahan mohon doanya sebelum bulan Shaum (Ramadan tahun ini) bagi mereka yang terkena musibah bisa kita selesaikan,” imbuhnya.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Kang Emil mengingatkan warga Jabar, khususnya Kab. Bogor, untuk memilah dan memilih informasi. Sebab, saat ini, banyak informasi bohong atau hoaks yang beredar, terutama soal Virus corona.

     

    “Masalah kita hari ini adalah kita sering terpecah belah, sering marah-marah oleh berita bohong. Kita ambil contoh hari ini tentang Virus Corona,” ucapnya

     

    “Tercatat ada 36 berita bohong tentang virus corona yang membuat warga panik dan entah siapa yang merekayasa nya,” tambahnya.

     

    Menurut Emil, dalam setahun, ada lebih dari 5.000 hoaks. Maka itu, dia menyarankan agar masyarakat selalu mengonfirmasi informasi yang beredar sebelum membagikannya.

     

    “Bagaimana membedakan berita yang benar dan bohong? Tahan diri dulu jangan langsung di-sharing. Kalau HP-nya menerima berita yang meresahkan, cek dulu ke media-media online yang terpercaya, ada atau tidak,” katanya.

     

    “Kalau kantor-kantor berita terpercaya itu memuat maka itu sahih, karena kantor itu punya integritas, mana faktual dan tidak. Kalau sudah dicek ternyata tidak ada, jangan di-share. Jangan terjerumus oleh berita bohong. Kenapa? Karena perang di masa depan bukan perang senjata yang akan berperan banyak, tapi perang berita bohong dalam memecah belah kondusivitas kita,” pungkas Emil.  (*)

    Oleh: JuaraNews / fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jelang Lebaran, Posko THR 2021 Kemnaker Dibanjiri Ribuan Keluhan Soal THR
    Elektabilitas Meningkat, Demokrat Siap Sosialisasikan AHY untuk Pilpres 2024
    Hari Ketiga Larangan Mudik, 70 Ribu Kendaraan Diputar Balik
    21 Hari Isolasi Mandiri, Atalia Kamil Sembuh dari Covid-19
    Pertemuan Anies - AHY merupakan penjajakan politik persiapan pilpres 2024
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads