Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Rakornas Penanggulangan Bencana 2020, Presiden Jokowi: Jangan Diurusi Fisiknya Saja
    Presiden Jokowi saat rapat koordinasi bencana alam

    Rakornas Penanggulangan Bencana 2020, Presiden Jokowi: Jangan Diurusi Fisiknya Saja

    • Selasa, 4 Februari 2020 | 18:09:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bogor - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) 2020 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Selasa (4/2/2020).

     

    Rakornas yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan tema 'Penanggulangan Bencana Urusan Bersama' ini dihadiri oleh sekira 10.000 peserta dari berbagai lembaga di Indonesia, termasuk relawan difabel.

     

    Dalam arahannya, Presiden Jokowi menekankan bahwa sebagian besar ancaman-ancaman bencana di Indonesia terjadi secara berulang, seperti banjir dan longsor. Di samping memberikan solusi pembangunan infrastruktur terdampak bencana, Presiden Jokowi juga berujar diperlukan solusi yang permanen khususnya perbaikan ekosistem untuk menanggulangi bencana berulang tersebut.

     

    Salah satu solusi permanen yang ditawarkannya melalui pendekatan vegetatif yakni menanam tanaman akar wangi (vetiver). "Jangan diurusi fisiknya saja. Akan lebih permanen apabila kita mau merehabilitasi lahan, menanam pohon-pohon yang berakar kuat, seperti akar wangi atau vetiver ini," ujar Presiden Jokowi.

     

    "Solusi pembangunan infrastruktur itu penting, tapi ekologi harus diperbaiki salah satunya dengan penanaman pohon akar panjang dan kokoh," tambahnya.

     

    Selain itu, Presiden Jokowi juga mengimbau kepada seluruh instansi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk terus bersinergi dalam melakukan pencegahan, mitigasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana, termasuk pengendalian tata ruang berbasis risiko bencana.

     

    Jokowi pun memerintahkan para kepala daerah baik gubernur maupun bupati dan wali kota untuk segera menyusun rencana kontinjensi termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan yang dapat dilaksanakan semua pihak.

     

    Menanggapi imbauan Presiden Jokowi, Ridwan Kamil menyatakan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar tengah mempersiapkan penanaman 50 juta pohon di seluruh wilayah Jabar untuk mengatasi lahan kritis sekaligus mengurangi potensi bencana alam.

     

    "Seperti tadi disampaikan Bapak Presiden, kami (Pemda Provinsi Jabar) akan menanam 50 juta (tanaman)," ucap Kang Emil --sapaan akrab Ridwan Kamil-- ditemui usai pembukaan rakornas.

     

    "(Pemesanan bibit) setengahnya dibantu Pak Jokowi (pemerintah pusat), setengahnya kami upayakan sendiri," tambah sosok Inspirational Leader Asia Pasifik versi GovInsider Innovation Awards 2019 itu.

     

    Adapun Rakornas PB 2020 yang berlangsung di hari kedua ini turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal Idham Azis. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pempov Jabar Bantu Pelaku Usaha UMKM Rp 2,4 Juta
    Kadinkes Jabar: 40 Pegawai Gedung Sate Dipastikan Sembuh Covid-19
    Penutupan Gedung Sate Diperpanjang Dua Minggu
    Disparbud Jabar Bahas Strategi Pemulihan Travel Umroh Via Kertajati
    Ridwan Kamil Jadi Relawan Vaksin Covid-19, Pengamat: Bisa Naikkan Reputasi Pejabat Publik
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads