Pos Indonesia
Menikmati Wajah Baru Pantai Barat dan Timur Pangandaran di Akhir 2019
istimewa/humas pemprov jabar Emil saat acara peresmian Revitalisasi Pangandaran

Menikmati Wajah Baru Pantai Barat dan Timur Pangandaran di Akhir 2019

  • Selasa, 31 Desember 2019 | 20:16:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Pangandaran - Pantai Barat dan Timur Pangandaran bersalin rupa. Revitalisasi dilakukan guna mewujudkan Kabupaten Pangandaran sebagai Kabupaten Wisata di Jabar.

 

Kini, kawasan destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran itu kian menarik dan menjadi primadona dengan fasilitas baru: Mulai jalur pedestrian yang lebar dan nyaman hingga Plaza Air Mancur.

 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun meresmikan Plaza Air Mancur sebagai tanda selesainya revitalisasi tahap pertama Pantai Barat dan Timur Pangandaran dalam acara yang berlangsung di Pantai Timur Pangandaran, Selasa (31/12/2019).

 

Menurut Emil, kawasan destinasi wisata Pangandaran merupakan etalase wisata pantai Jabar. “Pangandaran memang istimewa karena etalase wisata pantai paling utamanya ada di Pangandaran. Tahun 2019, kita (Pemprov Jabar) hampir (mengalokasi anggaran) Rp100 miliar untuk memperbaiki Pantai Barat dan Timur Pangandaran,” kata Emil.

 

“Warga luar bisa antusias. Ekonominya, kesaksian Bapak Bupati (Jeje Wiradinata), toko-toko sepanjang jalan (pendapatannya) meningkat hampir tiga kali lipat,” tambahnya.

 

Dengan revitalisasi, Emil berharap kawasan destinasi wisata Pangandaran dapat naik kelas dan jumlah kunjungan wisatawan ikut meningkat. Emil pun meminta warga dan wisatawan untuk turut menjaga kebersihan Pantai Barat dan Timur Pangandaran.

 

“Pangandaran harus menjadi kelas yang level Indonesia karena tugas kita dengan kekompakan provinsi dan daerah akan membuat Pangandaran ini menjadi 'Hawaii-nya Jabar',” ucap Emil.

 

“Saya titip ke warga dan wisatawan, titipan saya cuma satu jangan buang sampah sembarangan, jaga ketertiban, motor-motor jangan naik-naik ke trotoar nanti bikin rusak area pedestrian yang sudah diperbaiki,” imbuhnya.

 

Adapaun pada Tahap I revitalisasi, Pemprov Jabar dan Pemkab Pangandaran menyepakati fokus pemberian ruang terbuka publik kepada wisatawan dan masyarakat sekitar sekaligus memudahkan akses menuju pantai.

 

Dalam acara tersebut, Pemprov Jabar juga menyerahkan dua unit mobil rescue kepada Pemkab Pangandaran.

 

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata pun mengapresiasi komitmen Pemprov Jabar dalam memperbaiki destinasi wisata di Pangandaran.

 

“Kami sudah melakukan survei. Pedagang asongan yang biasa jualan sekali pada akhir pekan menjadi 3 kali. Karena kunjungan wisatawan meningkat dan pembeli banyak. Jam 7 sampai 8 pagi dagangan sudah habis,” kata Jeje.

 

Senada dengan Jeje, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Dedi Taufik juga mengatakan bahwa dampak positif dari revitalisasi sudah dirasakan dari kenaikan jumlah wisatawan dan pendapatan pedagang serta tingkat hunian.

 

“Dari tanggal 24 (Desember) sampai sekarang, tingkat hunian meningkat 90 persen. Kemudian juga kuliner sama hampir naik 90 persen. Apalagi sekarang diresmikannya wajah baru Pangandaran, Pantai Barat dan Timur,” ucap Dedi.

 

Selain itu, salah satu warga Pangandaran bernama Tasuryana menyatakan, revitalisasi Pantai Barat dan Timur Pangandaran membuat laju ekonomi masyarakat setempat, termasuk nelayan, semakin cepat.

 

“Kalau cuaca sedang baik, nelayan bisa mendapatkan ikan yang banyak dan penghasilan besar. Tapi, kalau sedang tidak melaut, nelayan bisa mendapat penghasilan dengan menyewakan perahu kepada wisatawan,” kata Tasuryana.

 

“Kalau wisatawan banyak, pendapatan warga bakal ada terus. Karena banyak warga di sini yang menyewakan rumahnya untuk wisatawan," tambahnya.

 

Wisatawan asal Tanggerang, Mamat, turut merasakan langsung dampak dari revitalisasi. Kini, Mamat dan keluarga merasa nyaman berjalan di bibir pantai.

 

“Saya mendengar katanya ada taman baru makanya saya antusias melihat bersama keluarga, menurut saya tamannya bagus, lebih nyaman buat pengunjung jalan-jalan, pokoknya wajah Pangandaran jauh berbeda sekarang," katanya. (*)

Oleh: JuaraNews / den

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
DPRD Jabar, Soroti Penggunaan Dana BOS untuk Keperluan Kuota Internet Peserta Didik
Jabar Targetkan 2 Juta Pelaku UMKM Dapat Bantuan Tunai dari Pemerintah Pusat
38 Orang Positif Covid-19, Gedung DPRD Jabar akan Ditutup
DPRD Jabar akan Fasilitasi Isolasi Mandiri 38 Orang Positif Covid-19
Pempov Jabar Bantu Pelaku Usaha UMKM Rp 2,4 Juta
Berita Terdahulu

Editorial


    Imani Center

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads