Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    BMKG : Gempa Bumi di Kabupaten Sukabumi tak Berpotensi Tsunami
    Net Ilutrasi

    BMKG : Gempa Bumi di Kabupaten Sukabumi tak Berpotensi Tsunami

    • Kamis, 26 Desember 2019 | 16:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa tektonik, hasil analisis BMKG menyatakan gempa terjadi Kamis, (26/12/2019) pukul 14.22.07 WIB tersebut, tidak berpotensi tsunami.

     

    Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  Mw=4,7, menurutnya Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8.06 LS dan 106.82 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km arah Selatan Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 50 km.

     

    "Guncang gempa bumi ini dirasakan, di daerah Kabupaten Sukabumi, Pangalengan Kabupeten Bandung dan Cimahi. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," ucap Rahmat Triyono dalam keteranya, Kamis (26/12/2019).

     

    Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, terang Rahmat, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal. Terjadi akibat subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.

     

    Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).

     

    Rahmat juga menjelaskan, Hingga pukul 14.50 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

     

    Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

     

    "Selain itu, Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tutupnya.(*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Mendikbud Nadiem Bantu Ringankan Beban Mahasiswa Terdampak Pandemi COVID-19
    Travelling di Masa AKB, Ini Pesan untuk Traveller
    Tantangan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Budaya Masyarakat Indonesia
    Hasil Test Swab, Karyawan Unisba Dinyatakan Negatif Covid-19   
    Menuju Zona Aman Covid-19, Simak Langkah Penting Berikut
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads