Hot News


Opini


  • Kang Hariyawan
    Kang Hariyawan

    KANG Hariyawan sosok wartawan dan penulis yang kalem, tenang, sedikit bicara, dan banyak bekerja.

    BMKG : Gempa Bumi di Kabupaten Sukabumi tak Berpotensi Tsunami

    • Kamis, 26 Desember 2019 | 16:00:00 WIB
    • 0 Komentar


    BMKG : Gempa Bumi di Kabupaten Sukabumi tak Berpotensi Tsunami
    Ilutrasi Net

    JuaraNews, Bandung- Wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa tektonik, hasil analisis BMKG menyatakan gempa terjadi Kamis, (26/12/2019) pukul 14.22.07 WIB tersebut, tidak berpotensi tsunami.

     

    Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  Mw=4,7, menurutnya Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8.06 LS dan 106.82 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km arah Selatan Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 50 km.

     

    "Guncang gempa bumi ini dirasakan, di daerah Kabupaten Sukabumi, Pangalengan Kabupeten Bandung dan Cimahi. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," ucap Rahmat Triyono dalam keteranya, Kamis (26/12/2019).

     

    Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, terang Rahmat, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal. Terjadi akibat subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.

     

    Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).

     

    Rahmat juga menjelaskan, Hingga pukul 14.50 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

     

    Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

     

    "Selain itu, Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tutupnya.(*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sekda Jabar Harap BRT Nantinya Dapat Mengurai Kemacetan di Bandung Raya
    DPR Pertanyakan Transparansi Refocusing Kemenhan Renovasi Rumah Sakit
    Demokrat Punya 9 Kandidat untuk Bertarung Pilgub Jabar 2024
    Telisik Kekalahan di Pilgub 2018, Partai Demokrat Jabar Siapkan Diri Hadapi Pilgub 2024
    Kado HUT ke-71 Satpol PP dan HUT ke-59 Satlinmas
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads