web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Masa Libur Natal & Tahun Baru, Angkutan Berat Dilarang Beroperasi

    Masa Libur Natal & Tahun Baru, Angkutan Berat Dilarang Beroperasi

    • Jumat, 20 Desember 2019 | 05:35:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Selama masa libur natal dan tahun baru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi kendaraan berat.  Kepala Dinas Perhubungan Jabar  Hery Antasari, mengatakan, kendaraan berat hukumnya kendaraan besar masuk ke sejumlah jalan nasional dan tol di Jabar di masa Nataru.

     

    Menurut Hery, pembatasan kendaraan berat ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 72 Tahun 2019 tentang pengaturan lalu lintas operasional mobil barang selama masa angkutan natal tahun 2019 dan tahun baru 2020.

     

    Kendaraan berat yang dilarang ialah truk sumbu tiga ke atas. Kendaraan itu, akan dilarang di beberapa jalan nasional dan tol dalam beberapa hari.  

     

    “Pelarangan mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, mobil barang dengan kereta gandengan dan mobil pengangkut tanah, pasir, batu dan bahan tambang,” ujar Hery kepada wartawan, di acara Japri (Jabar Punya Informasi) Rabu (18/12/2019).  

     

    Pembatasan kendaraan ini berlaku mulai mulai 20 Desember pukul 00.00 WIB hingga 21 Desember pukul 24.00 WIB di Jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi, Jalan Nasional Bandung-Nagreg-Tasikmalaya, Jalan tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, Jalan tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi.  

     

    Menurutnya, pada 25 Desember pukul 00.00 sampai pukul 24.00 Jalan tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. Pada 31 Desember pukul 00.00 WIB hingga 1 Januari pukul 24.00 WIB Jalan Tol JKT- Bogor- Ciawi, Jalan Nasional Sukabumi-Ciawi.  

     

    Hery pun mengingatkan untuk pengusaha kendaraan berat untuk tidak melanggar pembatasan selama angkutan Nataru tersebut. Dishub Jabar, katanya, segera menentukan teknis pengawasan di lapangan dengan petugas kepolisian. “Yang jelas pada titik tertentu kita akan melakukan pengecekan,” katanya.  

     

    Ia menambahkan, sejumlah kendaraan berat masih diperbolehkan melintas selama angkutan Nataru, khusus untuk kendaraan pengangkut logistik kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak atau BBM. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Sekda Jabar Minta Bapenda Tingkatkan Integritas dan Inovasi
    Wagub Uu Ajak Warga Perkuat Fondasi Bangun Jabar Juara
    Pusat Zakat Umat Fasilitasi Kesehatan di Perbatasan Suriah dan Yordania
    Pemprov Perkuat Program P2WKSS dengan Libatkan Sekoper Cinta dan Kredit Mesra
    Siang dan Malam Hari Ini, Bandung Hujan

    Editorial