Kunjungi Tanzania, Menko Maritim Garap Proyek Infrastruktur dan Pertambangan
istimewa/kbri dar es salaam Menko Luhut saksikan penandatanganan MoU

Kunjungi Tanzania, Menko Maritim Garap Proyek Infrastruktur dan Pertambangan

  • Kamis, 19 Desember 2019 | 05:00:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Dar Es Salaam – Untuk pertama kalinya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut B Panjaitan memimpin Satgas Infrastruktur RI ke Afrika didampingi Dubes RI untuk Dar Es Salaam Prof Ratlan Pardede dan Dirjen Aspasaf Kementerian Luar Negeri Desra Percaya, serta sejumlah Direksi WIKA, Timah dan Pertamina.

 

Kunjungan kerja ke Tanzania yang berlangsung pada 16-18 Desember 2019 tersebut bertujuan untuk dorong sejumlah kerja sama potensial antara Indonesia dan Tanzania di bidang infrastruktur, energi, mineral dan perdagangan khususnya sebagai tindak lanjut Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) bulan Agustus 2019 dan kunjungan Menteri BUMN RI dengan sejumlah Dirut BUMN pada September 2019.

 

Di Dar Es Salaam, Menko Luhut bertemu sejumlah pejabat tinggi Tanzania yaitu Menteri Negara urusan Investasi Tanzania, Menteri Pekerjaan Umum dan Wakil Menteri Pertambangan Tanzania.

 

“Indonesia ingin tingkatkan kerja sama termasuk berbagi pengalaman dengan Tanzania untuk meningkatkan value added industri bahan baku,” ujar Luhut kepada Menteri Negara urusan Investasi Tanzania, Hon Angela Kairuki di Dar Es Salaam, Rabu (18/12/2019) waktu setempat.

 

Dalam pertemuan tersebut, kedua Menteri mendorong kerja sama investasi yang saling menguntungkan dan memberikan nilai tambah terhadap berbagai industri kedua negara.

 

“Saya mewakili Presiden Magufuli mengundang Indonesia untuk turut menjalin kerja sama di berbagai sektor potensial antara lain di sektor kelapa sawit, perikanan pariwisata, kelapa dan batu mulia di Tanzania,” jelas Menteri Kairuki.

 

Menkomarives juga telah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Wakil Menteri Pertambangan Tanzania untuk mempercepat realisasi kerja sama antara kedua negara di bidang infrastruktur dan pertambangan.

 

Kunjungan juga telah mengidentifikasi sejumlah kerja sama potensial lainnya dengan Tanzania termasuk bidang perikanan, pertanian, tekstil, dan pariwisata, serta mendorong pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) antara kedua negara.

 

Selain itu, Pemerintah Tanzania juga menawarkan kerja sama bidang infrastruktur dan konektivitas, antara lain pembangunan jalan, perekeretaapian, perkapalan dan pelabuhan. BUMN Indonesia diharapkan dapat membagi pengalamannya dan berpartisipasi dalam pembangunan Tanzania menuju negara industri.

 

Saksikan Penandatanganan 3 MoU
Menkomarives juga telah menyaksikan penandatanganan 3 MoU kerja sama, yakni antara WIKA dengan National Service Cooperation Sole (SUMAJKT) pada sejumlah proyek industri dan infrastruktur di Tanzania dan negara sekitarnya, WIKA dengan Commonwealth Investment Company Limited (CICL) Tanzania pada pembangunan hotel bintang 5 di Dodoma senilai US$33 juta, dan MoU antara TIMAH dengan STAMICO (State Mining Corporation) Tanzania untuk kerja sama pertambangan emas, timah, bijih besi, dan fosfat.

 

Kunjungan ini merupakan kunjungan level Menteri ke Afrika Sub-Sahara yang kedua pada masa Kabinet Indonesia Maju setelah awal Desember 2019 lalu Menteri Luar Negeri melakukan kunjungan ke Dakar, Senegal.

 

Kunjungan selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk semakin mempertajam diplomasi ekonomi pada periode 2019-2024 dan menjadikan BUMN Indonesia sebagai pemain global. (*)

Oleh: JuaraNews / den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Ambil Uang Pensiun, Ini Tips dan Panduan yang Dibuat Pos Indonesia
 PEMBAYARAN GAJI PENSIUN, POS INDONESIA TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN
Rupiah Menguat di Tengah Wabah Virus Corona
Pos Indonesia Terapkan Protokol Antisipasi Penyebaran Corona
Antispasi Serangan Virus Corona, Bank BJB Berlakukan Work Form Home

Editorial