Hot News


Inspirasi


    Salah Satu Isi Surat Dilayangkan Barhtolomeus Toto ke Jokowi, berupa Isi Rekaman Percakapan
    Bartholombbeus Toto

    Salah Satu Isi Surat Dilayangkan Barhtolomeus Toto ke Jokowi, berupa Isi Rekaman Percakapan

    • Senin, 9 Desember 2019 | 20:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Tersangka kasus suap Proyek Meikarta Barhtolomeus Toto, melayangkan surat kepada presiden Joko Widodo, dalam surat tersebut Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Tbk ini melampirkan percakapan dirinya bersama Edy Dwi Soesianto.

     

    Menurutnya, percakapan berupa catatan elektronik tersebut berisi pengakuan Edy Dwi Soesianto terkait kasus suap Proyek Meikarta, yang direkam pada hari Kamis Tanggal 27 Juni 2019 direstoran Sangkuriang Jl.Kemang Boulevard Kav. 05A Lippo Cikarang.

     

    Pengacara, Bartholomeus Toto, Supriyadi SH MH mengatakan, surat yang dilayangkan kepada Presiden Jokowi, ada salah satu isi surat bukti percakapan elektronik antara Edy dengan Toto yang direkam secara diam diam itu.

     

    Dalam catatan elektronik, bahwa Edy mengaku secara pribadi maupun terpisah, ditekan oleh Ardian, penyidik, untuk mengakui bahwa Toto telah menyetujui dan memberikan uang gratifikasi Rp.10,5 Milyar kepada mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

     

    “Masih dalam pecakapan elektronik, Edy juga menyatakan bahwa memang benar selama mengurus perizinan untuk PT Lippo Cikarang, Tbk selalu harus memberikan gratifikasi, namun tidak pernah terlibat dan/atau ambil bagian dalam gratifikasi Meikarta yang dilakukan oleh Billy Sindoro, dkk,” ujar Supriyadi, SH, MH. Pengacara Barthomomeus Toto dalam percakapanya di telepon dengan Wartawan, Senin (9/11/2019).

     

    Begitu juga, dalam catatan elektronik yang sama, “salah satu bukti yang menjadi dasar pelaporan bukti rekaman percekapan Toto dengan Edy serta stafnya Satriyadi pada pertemuan Juni 2019 yang mengaku bahwa keterangan Edy di persidangan dalam kondisi keterpaksaan. Direkaman itu Edy dan Satriyadi mengaku bahwa Toto Tidak terlibat,” tambah Supriyadi,SH. MH.

     

    Untuk menepis semua tuduhan yang diaku Edy dalam prsidangan tersebut, Toto melayangkan surat kepada Presiden Jokowi minta perlindungan sebagai anak bangsa untuk menyampaikan fakta, bukti dan petunjuk yang dimilikinya. (*)

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pempov Jabar Terus Matangkan Opsi Lockdown Wilayah
    Pemprov Jabar Siapkan BPSDM Jadi Pusat Isolasi Mandiri COVID-19
    Soal Larangan Mudik, Gubernur Jabar Diminta Lebih Tegas Lagi
    Anggota KPU Evi Novida Ginting Diberhentikan tak Hormat
    Nekad Mudik Bisa Langsung Dicap ODP Corona