Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Kreativitas Modal Utama Kemajuan Jabar di Masa Depan.
    (istimewa/humas pemprov jabar) Emil di sela Pelantikan Pengurus dan Korda ICCN

    Kreativitas Modal Utama Kemajuan Jabar di Masa Depan.

    • Sabtu, 7 Desember 2019 | 20:44:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengingatkan kreativitas adalah modal utama kemajuan Jabar di masa depan.

     

    Jabar tidak dapat mengandalkan sumber daya alam atau energi selamanya, karena suatu saat akan habis. Namun jika sumber daya manusia dijadikan investasi, maka akan melahirkan perubahan.

     

    Emil pun menaruh harapan kepada kepengurusan ICCN yang diketuai Fiki Satari untuk periode 2019 – 2022. ICCN ini merupakan jejaring kota-kota kreatif, saat ini sudah berjumlah 211 kota/kabupaten seindonesia.

     

    “Jadi saya imbau semua yang hadir di sini, salah satu yang selalu saya yakini adalah legacy. Itu bahasa kerennya lah, tapi bahasa kitanya jejak. Kedua jangan kagetan terhadap disrupsi,” ucap Emil pada acara Pelantikan Pengurus dan Korda Indonesia Creative Cities Network (ICCN) periode 2019-2022 di Simpul Space, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu (7/12/2019).

    Selain itu juga dirinya mengingatkan empat nilai yang diharapkan dimiliki oleh pengurus yaitu mempunyai kompetensi keteknisan, kompetensi kejuangan, kompetensi kerakyatan dan kompetensi keikhlasan.

     

    “Saya berharap Kang Fiki ya, ada keterukuran ya. Semua yang diomongin ini harus terukur. Jadi kalau nanti kita kumpul lagi Desember 2020 harus ada kaleidoskop progresnya,” kata Emil.

     

    Saat ini masyarakat itu melihat jejak. “Apa itu definisi jejak? Maaf ya ada bangunannya, ada produknya, ada karyanya. Sehingga masyarakat melihat oh kehadiran organisasi itu bermanfaat,” tegasnya.

     

    Emil menambahkan, orang-orang kreatif jangan sampai hanya bernarasi dan berteori tanpa adanya hasil nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Maka hasil kerja yang telah dilakukan dapat dihargai dan akan terus diingat, seperti yang telah dilakukan sebelumnya.

     

    Menurut Emil, saat ini Jabar menjadi barometer kreativitas nasional. Dengan adanya organisasi yang akan diresmikan, creative center yang akan dihadirkan di 27 kabupaten/kota, serta anggarannya juga ada.

     

    “Mudah-mudahan Jawa Barat bisa menjadi mentor juga pada kota-kota yang masih berkembang. Karena saya mengalami proses ini, ada yang diposisi 1.0, 2.0 istilahnya,” pungkasnya.

     

    Inisiasi ICCN dimulai ketika ‘10 Prinsip Kota Kreatif’ dideklarasikan di Kota Bandung bersama penyelenggaraan Creative Cities Conference pada 26-27 April 2015. ICCN dibentuk bertepatan dengan kegiatan Indonesia Creative Cities Conference yang pertama pada 22-25 Oktober 2015 di Kota Solo. Sekarang ICCN diketuai oleh Fiki Satari untuk periode 2019–2022. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gemar Ternak Hewan, Zulkarnain, Sukses Kembangkan Perternakan Ayam Telur Kampung
    Ketua YKP Bank bjb: RUPS Luar Biasa Art Deco Sudah sesuai AD/ART
    Pempov Jabar Terus Tingkatkan Kesejahteraan para Peternak Ayam Petelur
    Nikmati Gayamu Bersama Produk Terbaru realme
    Jaga UMKM di Tengah Pandemi Covid-19, Bio Farma Salurkan Pinjaman Modal Usaha
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads