web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Kurangi Pengangguran, Disnakertrans Jabar gelar Job Fair Milenial Festival 2019
    Abdul Basir Sekdis Nakertrans Jabar Agus E Hanafiah (Tengah)

    Kurangi Pengangguran, Disnakertrans Jabar gelar Job Fair Milenial Festival 2019

    • Kamis, 5 Desember 2019 | 17:03:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat akan menyelenggarakan "Job Fair Milenial Festival 2019" di Kantor Disnakertrans Jabar Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, 11-12 Desember 2019, mendatang.

     

    Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Agus E Hanafiah mengatakan penyelenggaraan bursa kerja dalam rangka mengurai angka pengangguran di Jabar yang mencapai 1,9 juta orang.

     

    "Saat ini angkatan kerja di Jabar berjumlah 23,8 juta orang dan diantaranya 21,9 juta orang sudah berkerja," kata dia dalam acara jabar punya informasi (Japri) di pelataran Museum Gedung Sate Jl Diponegoro, Bandung, Kamis (5/12/2019).

     

    Agus menjelaskan, pihaknya memiliki dua strategi untuk mengoptimalkan ketenagakerjaan yakni strategi menyerang dan bertahan. Untuk strategi menyerang dengan menempatkan calon pekerja memiliki daya saing dan jiwa kompetitif.

     

    "Kita ingin menjadikan calon pekerja sebagai wirausaha baru dan memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pasar. Pekerja migran juga kita fasilitasi agar memiliki keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan oleh negara yang bersangkutan," katanya

     

    Untuk strategi bertahan ialah menjalin hubungan harmonis dan kondusif antara pemerintah, calon pekerja, dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Selain itu, perusahaan dipastikan harus taat terhadap norma dna menjamin hak-hak pekerja.

     

    Terkait bursa kerja, lanjut Agus, ada proses transisi dari konvensional ke teknologi informasi dengan menggunakan barcode. Para pencari kerja diimbau tidak perlu membawa print-out lamaran dan curriculum vitae (CV) lantaran cukup dengan menyimpan data-data yang diperlukan di dalam ponsel atau USB.

     

    Agus mengatakan, calon pekerja harus memastikan untuk mendaftar pada lowongan kerja sesuai dengan kompetensi. Disnakertrans Jabar juga membuka program pelatihan terkait membentuk pekerja mandiri, meningkatkan kompetensi, dan pelatihan pekerja migran.

     

    "Kita akan pantau mulai dari proses pendaftaran. Perusahaan pada saat itu juga akan melakukan seleksi sehingga calon pekerja tidak perlu menunggu hasilnya terlalu lama," ujarnya.

     

    Ia menekankan bahwa bursa kerja ini untuk mengawinkan antara orang yang memiliki kompetensi dengan perusahaan yang membutuhkan kompetensi tersebut. "Ada keluhan dari perusahaan itu soal kurangnya attitude dari calon pekerja. Makanya, kita selalu ingatkan tiga hal yaitu knowledge, skill, dan attitude," ucapnya.

     

    Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar Bidang Teknologi & Data Potensi Usaha, Hadi S. Cokrodimejo menyebutkan ada 18.000 industri di Jabar. Mendatangkan investor ke Jabar pun terus dilakukan dalam rangka menciptakan lapangan pekerjaan.

     

    "Investor itu melihat proses perizinan yang cepat, sumber daya manusia dengan skill baik, tenaga kerja yang punya attitude profesional disiplin, dan personal jujur. Sektor pakaian jadi, tekstil, dan otomotif masih mendominasi penyerapan tenaga kerja sampai 33 persen," pungkas dia. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Dinas Pariwiswata & Kebudayaan Jabar Launching Calender Event 2020
    Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Sikumis.com akan Jual Produk Agro
    Azerbaijan Buka Potensi Kerja Sama Pariwisata dengan Jawa Barat
    Wagub Jabar Apresiasi Kegiatan Al Mutaqqin Students Challenge
    Atlet PORNAS XV KORPRI Raih Penghargaan

    Editorial