web stats service from statcounter
Elektabilitas dan Popularitas DS Bukti Pembinaan Komunikasi yang Harmonis

Elektabilitas dan Popularitas DS Bukti Pembinaan Komunikasi yang Harmonis

JuaraNews, Bandung – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, H. M. Dadang Supriatna terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan popularitas dan elektabilitas jelang  pelaksanaan Pemilihan Bupati Bandung 23 September 2020 mendatang.

Ia pun merasa optimis menjadi bagian dari kandidat calon Bupati Bandung mendatang, meski saat ini Partai Golkar yang menjadi kendaraan politiknya masih menggodok bakal calon bupati Bandung.

Dari pengakuan Kang DS, panggilan akrab H. Dadang Supriatna elektabilitas dan popularitas yang diraihnya merupakan bukti nyata pembinaan komunikasi yang harmonis antara dirinya dengan masyarakat.

Untuk mengetahui elektabilitas dan popularitas di masyarakat, Kang DS mempersilahkan awak media  langsung bertanya kepada masyarakat. Sehinga bisa diketahui langsung kebenarannya mengenai elektabilitas dan popularitas yang diraihnya.

Ia pun tak mau memberi janji kepada masyarakat, tetapi  dirinya cukup mampu untuk menjadi pimpinan daerah.  "Saya tak ingin berangan-angan mengenai pencapaian kerjanya untuk masyarakat. Biar masyarakat yang menilai kelayakan saya sebagai calon Bupati Bandung," katanya.

Dadang pun tak mempermasalahkan bakal calon bupati lainnya. Pasalnya,  pemilih itu adalah masyarakat.

"Jadi semuanya akan diserahkan kepada masyarakat untuk memilih. Pilbup itu pesta demokrasi, jadi semuanya tergantung dari masyarakat itu sendiri untuk memilih," pungkasnya. (*)

ude

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Wagub Uu Ajak Mahasiswa Kembangkan Ekonomi Syariah Jabar
Kunjungan ke Australia, Emil Tanda Tangani MoU dan Launching Jabarano Cafe
Sekda Jabar Minta Bapenda Tingkatkan Integritas dan Inovasi
Wagub Uu Ajak Warga Perkuat Fondasi Bangun Jabar Juara
Pusat Zakat Umat Fasilitasi Kesehatan di Perbatasan Suriah dan Yordania

Editorial