Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Gubernur Ridwan Kamil Ajak Milenial jadi CEO BUMDes
    istimewa/humas pemprov jabar Emil jadi pembicara CIFP) 2019, Sabtu (30/11/2019)

    Gubernur Ridwan Kamil Ajak Milenial jadi CEO BUMDes

    • Sabtu, 30 November 2019 | 17:29:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjadi pembicara dalam Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2019 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (30/11/0219). Acara tersebut dihadiri oleh ribuan milenial.

     

    Pada kesempatan tersebut, Emil mengajak milenial untuk terlibat dalam program pembangunan Pemprov Jabar, khususnya One Village One Company (OVOC).

     

    “Program ini tidak hanya terbatas untuk orang (milenial) Jawa Barat saja, tapi juga untuk kalian semua dari seluruh Indonesia untuk jadi CEO program ini (OVOC). Karena saya Gubernur Jawa Barat, jadi nanti ditempatkannya di desa di Jawa Barat,” kata Emil.

     

    “Di Jawa Barat itu ada sekitar 5.000 desa. Jadi, saya butuh 5.000 CEO, para anak muda Indonesia,” imbuhnya.

     

    Sebelumnya, Pemprov Jabar melepas secara resmi 110 milenial yang lolos program Patriot Desa di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (28/11/2019). Para anak muda yang telah dibekali ilmu itu bakal menjadi penyokong pelaksanaan (OVOC) untuk merintis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis potensi desa di Jabar.

     

    Adapun secara teknis penugasan di desa, para patriot ini harus dapat melakukan pemetaan spasial, sektoral, dan perencanaan. Mereka pun akan membuat perencanaan pengembangan potensi berbasis masyarakat dan kearifan lokal serta menyiapkan kelompok dan lembaga usaha tingkat desa.

     

    Pun di era Revolusi Industri 4.0 ini, 110 Patriot Desa itu harus memiliki kemampuan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendorong pembangunan ekonomi desa berbasis digital.

     

    Selain itu, dalam paparannya di CIFP 2019, Emil menekankan pentingnya nilai kebahagiaan setiap individu. Karena itu, Pemprov Jabar terus berupaya meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat.

     

    Guna mewujudkan hal tersebut, Pemprov Jabar menghadirkan sejumlah inovasi yang bertujuan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti Mobile Puskesmas (Mpus), Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara), Mobil Kekasih (Kendaraan Konseling Silih Asih) Juara, Layad Rawat, dan Jabar Quick Response (JQR).

     

    “Kebahagiaan terbesar itu adalah hidup memberi manfaat. Saya mencoba bermanfaat lewat kekuasaan politik lewat perubahan, mengirim layanan,” ucapnya.

     

    “Intinya gunakan kesempatan hidup ini untuk memberikan manfaat, tidak hanya hidup untuk diri sendiri yang sering kali menjangkiti milenial hari ini. Waktunya habis, sibuk tapi enggak banyak manfaat,” pungkas Emil. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Layanan Q-COMM Pos Indonesia Dongkrak Potensi UMKM
    Ridwan Kamil dan OJK RI Bahas Pemulihan Sektor Manufaktur di Tengah Pandemi
    Pelabuhan Patimban Ditargetkan Soft Launching Awal November 2020
    Balai Wyata Guna Bandung Berikan Sertifkat Barista pada 5 Penyandang Disabiltas
    Gubenur: BUMD Harus Jadi Lokomotif Kebangkitan Ekonomi Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads