Juara Umum Pospenas, Jabar Sandingkan 3 Gelar
istimewa/humas pemprov jabar Daud Achmad saat menerima Pospenas) VIII 2019

Juara Umum Pospenas, Jabar Sandingkan 3 Gelar

  • Sabtu, 30 November 2019 | 09:45:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung – Jabar menjadi juara umum Pekan Olahraga dan Seni antar - Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas) VIII 2019 yang berlangsung di Kota Bandung, 25 -30 November 2019.

 

Jabar ada di posisi pertama dengan perolehan medali 16 emas, 7 perak dan 7 perunggu. Mengikuti di posisi kedua, Provinsi Banten dengan 12 emas, 10 perak dan 7 perunggu, selanjutnya Jawa Timur di posisi ketiga dengan 10 emas, 14 perak dan 16 perunggu.

 

Sedangkan provinsi lainnya yang masuk 10 besar secara berurutan, yakni Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat.

 

Penjabay (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Daud Achmad menerima piala bergilir Pospenas VIII di Gedung Youth Center SPORt Jabar, Jalan Arcamanik Kota Bandung, Jumat (29/11/19) malam.

 

Daud sangat bangga atas prestasi ini karena berhasil menyandingkan 3 gelar juara ajang olahraga dan seni tingkat nasional sekaligus. Pada bulan yang sama, Jabar menjadi juara umum Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

 

"Dalam kurun waktu 1 bulan ini Jabar mendapat 3 kehormatan juara umum, yaitu Pornas Korpri, minggu lalu juara umum Popnas, dan hari ini alhamdulillah menjadi juara umum dalam Pospenas," ujar Daud.

 

Dia berharap, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet lain guna meraih titel juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 mendatang. "Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk meraih juara umum pada PON 2020 nanti," katanya.

 

Sementara itu, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi memberikan motivasi kepada masyarakat untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran melalui sportivitas. Menurutnya, dalam setiap pertandingan tidak ada pihak yang kalah selama sportivitas dijaga.

 

"Hanya ada dua hal dalam pertandingan, menjadi juara atau menjadi pemenang," pungkas Zainut.

 

"Jika tidak bisa jadi juara, jadilah pemenang yang mampu merebut hati penonton, sehingga mereka ikut bahagia menonton pertandingan tersebut," sambungnya.

 

Zainut juga menegaskan, pemerintah pusat telah mengesahkan undang-undang pesantren yang memberikan pengakuan bahwa pesantren setara dengan lembaga pendidikan umum lainnya.

 

"Pemerintah melalui UU Pesantren, memberikan pengakuan sehingga kedudukan pesantren bukan lebih rendah dari pendidikan umum lainnya, tapi setara," kata Zainut. (*)

Oleh: JuaraNews / den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Indonesia Ajukan Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Panjat Tebing Asia
Gubernur Beri Kadeudeuh pada Atlet SEA Games, Tim Persib Putri, dan Tira Persikabo Kartini
KONI Jabar Gelar Bimtek Pelatih Cabor demi Target Juara Umum PON 2020
Gubernur Berikan Kadeudeuh bagi Atlet Jabar di Popnas XV & Peparpenas IX Tahun 2019
Matius Tandiontong Terpilih Aklamasi Menjadi Ketua Pertina Jabar

Editorial



    Klasemen Liga Dunia

    Tim M Point
    1. Liverpool 12 34
    2. Leicester City 12 26
    3. Chelsea 12 26
    4. Manchester City 12 25
    Tampilkan Detail

    Klasemen Liga Indonesia

    Tim M Point
    1 Persib Bandung 3 9
    2 Bali United 3 7
    3 PSIS Semarang 3 6