web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Cegah Stunting, Posyandu Cicendo Luncurkan Aplikasi Si Aplod dan Si Centring
    istimewa/humas pemkot bandung Siti Muntamah hadiri Pembinaan Kader Posyandu

    Cegah Stunting, Posyandu Cicendo Luncurkan Aplikasi Si Aplod dan Si Centring

    • Jumat, 29 November 2019 | 20:01:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Posyandu Kecamatan Cicendo bekerja sama dengan SMK Negeri 11 Kota Bandung meluncurkan Sistem Aplikasi Raport Posyandu atau Si Aplod yang merupakan aplikasi untuk memantau perkembangan setiap balita secara responsif.

     

    Selain aplikasi Si Aplod, turut dilundurkaan apalikasi Pemijatan Melancarkan ASI atau Si Centring untuk ibu menyusui.

     

    Peluncuran Si Aplod dan Si Centring merupakan terobosan Posyandu Kecamatan Cicendo untuk meningkatkan pelayanan posyandu di era digital. Sekaligus untuk bisa memantau secara profesional permasalahan stunting pada balita yang mencapai angka 28,5% di Kota Bandung.

     

    Camat Cicendo Bira Gumbira mengatakan, terobosan aplikasi Si Aplod ini sebagai bentuk ikhtiar untuk bisa meningkatkan pelayanan posyandu kreatif kepada masyakarat.

     

    “Ada 1.978 Posyandu di Kota Bandung, dan ini merupakan ikhtiar baik kami, dari posyandu Kecamatan Cicendo, untuk bisa menjadikan kader kami lebih responsif dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya akan pantau terus perkembangan posyandu yang ada di Cicendo, kampung halaman saya,” ujar Bira saat menghadiri Pembinaan Kader Posyandu dan Launching Inovasi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Kecamatan Cicendo di Grand Pacific Hotel, Kota Bandung, Jumat (29/11/2019).

     

    Dengan pelayanan multisektor ini, posyandu diharapkan bisa menjadi juara untuk tahun yang akan datang dalam melayani dan memantau tumbuh kembang balita dan anak-anak. Sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang unggul, khususnya di Kota Bandung.

     

    Pada kesempatan sama, Bunda Posyandu Kota Bandung Siti Muntamah Oded mengatakan, pelayanan multisektor harus dilakukan posyandu untuk menjawab tantangan zaman yang akan terus berkembang. Kader posyandu juga harus semangat berkarya dalam melayani masyarakat. Terobosan ini diharapkan menjawab kebutuhan kekinian digitalisasi dalam kecepatan evaluasi mengetahui sumber persoalan, sehingga kemudahan pemerintah memberikan respons penanganan yang cepat dan tepat.

     

    “Posyandu adalah pelayanan dasar di tengah masyarakat.Anak-anak balita kita harus datang dengan bahagia ke posyandu. Tantangan memberikan pelayanan terbaik untuk menjadikan anak bangsa yang sehat, cerdas, dan berkarakter dengan pelayanan multisektor,” tutur Siti Muntamah Oded, dalam sambutannya. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Rumah Deret Jadi Langkah Pemkot Bandung Tangani Kawasan Kumuh
    3.000 Difabel Ikuti Parade Rayakan Hari Disabilitas Internasional
    Cegah Stunting, Posyandu Cicendo Luncurkan Aplikasi Si Aplod dan Si Centring
    Kesalehan Sosial Antar Manusia ke Surga
    Kecamatan Bojongloa Kidul Juara Umum MTQ Kota Bandung

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Info Kota