Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Wagub Jabar Harap Buruh Tak Lakukan Unjuk Rasa, Sikapi UMK
    Abdul Basir Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum

    Wagub Jabar Harap Buruh Tak Lakukan Unjuk Rasa, Sikapi UMK

    • Rabu, 27 November 2019 | 18:41:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzahanul Ulum berharap Serikat Buruh tidak kambali menggelar aksi unjuk rasa terkait Upah Minimum Kota/Kabupeten (UMK) tahun 2020 di Jawa Barat.

     

    Hal itu, Uu utarakan menanggapi wacana Serikat Buruh akan menggelar unjuk rasa besar-besaran menuntut Gubernur mengeluarkan Surat Keputusan mengenai UMK tahun 2020 di Jawa Barat pada Desember 2019 mendatang.

     

    "Harapan kami seluruh buruh yang ada di Jawa Barat. Tidak mengadakan kegiatan apakah itu demo masal, demo tidak bekerja dan yang lainnya," kata Uu kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (27/11/2019).

     

    Dikatakan, Uu Surat Keputusan yang di keluarkan Gubernur Jabar dengan Surat Edaran (SE) Nomor 561/75/Yanbangsos tentang Pelaksanaan Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2020. Merupakan hasil rapat koordinasi Pemprov Jabar dengan Kabupaten Kota.

     

    Bahkan, Katanya di dalam surat edaran yang di tunjukkan kepada Kabupten kota tersebut, sudah tercantum dengan jelas besaran nominal dan angka UMK seluruh Jawa Barat.

     

    "Kan saya di depan mereka, disaat ada keputusan-keputusan sebelumnya hasil komunikasi dan koordinasi bupati walikota dan berbagai pihak terkait di dalamnya," katanya.

     

    Selain itu, Kalaupun ada para bupati walikota yang tidak menjadikan dasar dalam pengupahan kepada buruh, buruh boleh menyampaikan kembali kepada pemerintah Jawa Barat.

     

    "Sudah saya sampaikan kepada buruh pada saat audiensi kemarin bilang kepada kami. Bupati dan walikota yang melanggr kita panggil apa alasannya dan yang lainnya," tandasnya.

     

    Sebagaimana diketahui,Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyetujui rekomendasi Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) untuk tahun 2020 yang diusulkan Bupati dan walikota di Jabar.

     

    Penyetujuaan itu melalui, Surat Edaran Nomor : 561/75/Yanbangsos, terkait pelaksanaan UMK 2020 di Jabar.  UMK di Jawa Barat tertinggi di Jabar Kabupaten Karawang Rp 4,59 juta dan Kota Banjar Rp 1.831.884,83. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil Minta Pemkot Bandung Gelar Tes Massif di Secapa AD
    BMPI Lakuan Audiensi Dengan FPDIP DPRD Kota Bandung
    Diduga Dibunuh, Jenazah Jurnalis Metro TV Ditemukan di Pinggir Tol
    Gugus Tugas Covid-19 Jabar : Klaster Secapa Bukan Akibat Pelonggran PSBB
    Tuntut Kejelasan RUU HIP, Ratusan Massa Aksi Geruduk Gedung Sate
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads