Hot News


Inspirasi


    Tingkatkan Kapasitas Pimpinan dan Anggota DPRD Jabar Ikuti Orientasi di BPSDM Kemendagri

    • Jumat, 8 November 2019 | 11:37:00 WIB
    • 0 Komentar


    Tingkatkan Kapasitas Pimpinan dan Anggota DPRD Jabar Ikuti Orientasi di BPSDM Kemendagri

    JuaraNews, Bandung-Sebagai upaya peningkatankompetensi, profesionalitas dan integritas, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024 mengikuti Orientasi Anggota DPRD yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).

     

    Kegiatan orientasi tersebut dilakukan sebagaimana amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.14 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 133 Tahun 2017 tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, bahwa Orientasi dilakukan 1 (satu) kali pada awal masa jabatan.


    Sehingga kegiatan tersebut, memiliki makna penting dan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh anggota DPRD sebelum memulai tugas sebagai wakil rakyat. Serta diharapkan dari kegiatan tersebut dapat mendorong efektifitas, produktifitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.


    Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru'yat mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi
    kegiatan orientasi yang diselenggarakan oleh Kemendagri RI. Menurutnya melalui kegiatan orientasi ini, pihaknya mendapatkan banyak ilmu-ilmu baru dan melahirkan semangat nasionalisme pada setiap
    Anggota DPRD.


    "Bahwa intinya Anggota DPRD hadir dan bertugas untuk mensejahterakan masyarakat serta mendorong
    program-program yang dapat membuat masyarakat nyaman, serta melakukan pembelaan kepada
    aspirasi masyarakat"ucap usai mengikuti acara penutupan Orientasi Anggota DPRD Angkatan IX dan X di
    Gedung BPSDM Kalibata, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

     

    Ia menambahkan, dalam kesempatan tersebut dirinya bersama rekan sesama Anggota DPRD
    mendapatkan materi tentang perundang-undangan, bagaimana DPRD menyusun anggaran, melakukan
    pengawasan serta bagaimana DPRD memperjuangkan aspirasi-aspirasi untuk kesejahteraan masyarakat.


    "Banyak teori-teori terkait pola hubungan antara DPRD dengan pemerintah daerah, dimana DPRD
    sebagai pembuat kebijakan bersama kepala daerah secara kolektif kolegial bertujuan untuk
    mensejahterakan masyarakat"katanya.

     

    Ia berharap, dari hasil orientasi tersebut materi-materi yang telah disampaikan oleh para narasumber
    dapat diterapkan oleh para Anggota DPRD khususnya di Jawa Barat.

     

    "Semoga ilmu yang disampaikan ini dapat diaplikasikan khususnya oleh para Anggota DPRD Jabar,
    sehingga apa yang menjadi tujuan orientasi ini dapat bermanfaat"ujarnya.

     

    Dalam kesempatan yang sama Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmat
    menyatakan, bahwa kegiatan orientasi tersebut sangat penting sebagai modal bagi Anggota DPRD
    sebelum menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat.

     

    Disamping itu menurutnya, bahwa kegiatan orientasi ini dapat dijadikan sebagai pembelajaran
    kedisiplinan untuk setiap Anggota DPRD agar bertanggungjawab akan tugas dan fungsinya.

     

    "Kita berharap semangat rekan-rekan anggota DPRD yang telah melaksakan orientasi ini dapat lebih
    bertanggung jawab dalam menjalankan setiap tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat"katanya.

     

    Lebih lanjut pihaknya menambahkan, dari hasil orientasi ini dapat menjadi motivasi dan pemahaman
    terkait kedisiplinan Anggota DPRD. Salah satu permasalahan kedisplinan menurut Hasbullah yaitu,
    masalah kehadiran Anggota DPRD pada saat rapat paripurna, yang harus menjadi perhatian bersama.

     

    "Saya tekankan betul menjaga marwah DPRD Provinsi Jawa Barat adalah tanggungjawab kita bersama,
    tidak hanya tanggungjawab Badan Kehormatan"ujarnya.


    "Kita berharap kedepan tidak ada satu pun rapat paripurna di DPRD Provinsi Jawa Barat yang diskors
    hanya karena tidak korum. Bahwa kita bertekad tidak ada keputusan publik yang tertunda, hanya karena
    tidak korumnya rapat paripurna"katanya (*)

    Oleh: JuaraNews / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bapera Jabar Hadir untuk Mengelola Kepemimpinan Pemuda
    Untuk Vaksinasi Covid-19, Jabar Siapkan 1.462 Kulkas Vaksin dan 1.090 Vaksinator
    Kuliner dan Pertanian, Sektor UMKM yang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
    Mari Terbiasa Hidup Berdampingan dengan Virus
    SPSI Desak Pempov Jabar Revisi SK UMK Tahun 2021
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads