Pos Indonesia
Reaktivasi Jalur Kereta Api Di Jabar perlu ada kerjasama yang baik.
Komisi IV DPRD Jabar

Reaktivasi Jalur Kereta Api Di Jabar perlu ada kerjasama yang baik.

  • Jumat, 8 November 2019 | 11:03:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung-Pada saat penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat berkeinginan jalur kereta api di reaktivasi , hal ini diperlukan pembebasan lahan serta menjadi pekerjaan rumah antar stakeholder terkait.

Komisi IV DPRD Jabar mempertanyakan mengenai prosedur pembebasan lahan mengapa harus dari Provinsi yang membebaskan bukan dari pusat, sehingga diharapkan ada pembagian tugas antara kementerian dengan provinsi Jawa Barat.

Selain itu, untuk menunjang pariwisata Jawa Barat juga berencana mengaktifkan lagi jalur kereta di daerah selatan jawa barat seperti tujuan Ciwidey, Garut-Cikajang, Banjar-Pangandaran, saat ini yang sedang berjalan yaitu reaktivasi jalur Cianjur-Ciranjang sampai Padalarang.

Tantangan reaktivasi ini diantaranya medan medan jalan yang terjal untuk kereta api serta kemiringan posisi tanah yang direncanakan dilintasi kereta api, sehingga dirjen perkeretaapian perlu memikirkan strategi kedepannya.

Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Imam Budi Hartono, mengatakan kunjungan konsultasi ke Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan ialah dalam rangka pembahasan anggaran tahun 2020, karena ada anggaran pembebasan lahan terkait reaktivasi jalur kereta api di Jawa Barat.

"Apabila PT. KAI bersama Dinas Perhubungan dan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub tidak matang perencanaannya atau maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengalokasikan anggaran untuk keperluan lain," katanya, Jumat (8/11/2019).

Pada kesempatan ini Komisi IV menemukan beberapa permasalahan untuk reaktivasi jalur kereta api, diantaranya jalur kereta api yang sudah dijadikan rumah penduduk, sehingga membutuhkan waktu dan kerjasama yang baik antar stakeholder terkait agar perencanaan reaktivasi ini berjalan dengan lancar, sementara kereta api cepat Bandung - Jakarta tidak menemukan permasalahan yang kompleks sehingga diharapkan pengoperasiannya sesuai dengan target yaitu pada tahun 2021.(*)

Oleh: JuaraNews / bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Klaster Perkantoran Jabar Diduga dari Mobilitas Pegawai di Luar Kantor
Ponpes Punya Peran Lahirkan Generasi Unggul
Kata Ketua DPRD Jabar Soal 7 Anggotanya Positif Covid-19
Lelang Investasi TPPAS Regional Legok Nangka Terhambat, TPA Sarimukti Masih Jadi Alternatif
DPRD Jabar, Soroti Penggunaan Dana BOS untuk Keperluan Kuota Internet Peserta Didik
Berita Terdahulu

Editorial


    Imani Center

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads