web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Hari Pohon Sedunia 2019, Penanda Komitmen Lestarikan Lingkungan
    istimewa/humas pemkot bandung Oded M Danial dalam kegiatan Bandung Menanam

    Hari Pohon Sedunia 2019, Penanda Komitmen Lestarikan Lingkungan

    • Jumat, 22 November 2019 | 09:31:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Peringatan Hari Pohon Sedunia 2019 menjadi penanda komitmen Pemkot Bandung menjaga kualitas Ruang Terbuka (RTH).

     

    Momentum ini menandai bergulirnya program Bandung Menanam Jilid 1.

     

    Wali Kota Bandung Oded M. Danial menuturkan, Bandung Menanam bukanlah program sementara yang hanya merespons momentum istimewa. Namun, menjadi program berkesinambungan dalam rangka memenuhi amanat Undang-Undang tentang RTH.

     

    “Saya berharap dengan Bandung Menanam pohon ini bisa mengambil bagian dari pada solusi kita memenuhi amanat undang-undang RTH Kota Bandung mencapai 30 persen,” kata Oded seusai menanam pohon di kawasan Kolam Retensi Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kamis (21/11/2019).

     

    Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pemakaman (DPKP3) Kota Bandung, tercatat RTH di Kota Kembang sudah mencapai angka 12,21 persen.

     

    “Dengan gerakan menanam pohon ini bisa menambah persentase kewajiban kita memenuhi 30 persen. Setidaknya dengan menanam pohon ini juga bisa membuat kualitas RTH kita jadi lebih baik,” ujar Oded.

     

    Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, Bandung Menanam Jilid 1 ini digelar secara serentak di 30 Kecamatan di Kota Bandung. Pihaknya sudah menyiapkan 15.000 pohon dari berbagai jenis untuk ditanam.

     

    “Pohon sebagai paru-paru kota, sebuah pohon ukuran sedang mampu memproduksi cukup oksigen yang dapat digunakan satu keluarga yang terdiri dari 4 orang untuk bernafas,” ujar Gin Gin.

     

    Gin Gin menuturkan, Bandung Menanam Jilid 1 ini tidak hanya ditanami pohon keras saja. Namun, juga turut ditanam pohon produktif yakni berbagai macam buah-buahan, serta tanaman matoa, kopi dan tembakau yang ikut disumbangkan dari beragam kelompok.

     

    “Sedangkan sekarang di Kecamatan Gedebage ini akan ditanami 100 pohon mangga arumanis, 50 pohon lengkeng, 50 pohon jambu air, 200 pohon rumpun tanaman vertifer dan 300 tanaman keras,” kata Gin Gin.

     

    Penanaman akan dilanjutkan dalam termin waktu berkala satu bulan sekali di pelbagai wilayah selama satu tahhun penuh hingga 21 Desember 2020 mendatang. Selain menyesuaikan pohon yang ditanam dengan karakteristik wilayah, pihaknya juga berencana untuk melakukan penanaman di area lainnya semisal perkantoran ataupun sekolah.

     

    “Untuk menjaga keberlanjutan program ini kita lakukan penandatanganan komitmen bersama antara walikota dengan seluruh camat untuk menjaga, merawat dan memelihara pohon. Selain itu, paling sedikit dalam tiga bulan sekali kami akan melakukan monitoring dan evaluasi,” terangnya.

     

    Selain melakukan penanaman pohon, dalam kesempatan tersebut juga turut ditebar benih ikan ke Kolam Retensi Rancabolang. 80 ribuan bibit ikan yang disiapkan Dispangtan juga menyebarnya serentak di 30 kecamatan.

     

    Matoa, Mangga, dan Ketapang Kencana Rindangi Bukit Mbah Celeng
    Bukit Mbah Celeng yang terletak di kawasan atas Kecamatan Cibiru Kota Bandung, ditanami berbagai macam pohon seperti, 100 pohon Matoa, 200 pohon Katapang Kencana, dan 50 pohon mangga.

     

    Penanaman pohon tersebut bagian dari penanaman pohon serentak di seluruh kecamatan di Kota Bandung, pada acara Bandung Menanam Jilid 1, Kamis (21/11/2019).

     

    Camat Cibiru Didin Dikayuana menyampaikan, untuk wilayah Kecamatan Cibiru penanam pohon dilaksanakan di Situs Bukit Mbah Celeng dengan luas lahan 8 hektare. Menurutnya, idealnya di kawasan tersebut ditanami 8000 pohon dan dibagi beberapa blok.

     

    "Untuk kali ini ditanami pohon Matoa, Ketapang kencana mangga juga ada pohon lain bisa manfaatkan," ujar Didin.

     

    Didin menambahkan, penanaman pohon tersebut akan menjadi lebih menarik. Karena, kawasan tersebut akan menjadi objek wisata outdoor yakni bersepeda, hiking dan bisa memanjakan mata melihat pemandangan Kota Bandung.

     

    "Beberapa kawasan ini juga dikelola oleh klub sepeda, sehingga mereka memanfaatkan tanaman sebagai gerakan memperhatikan penghijauan," ujarnya.

     

    Sementara itu, Kepala UPT Balai Benih Ikan Cibiru dan Mengger, Deni Asmara menyampaikan, kawasan tersebut memiliki kontur tanah yang bagus untuk ditanami berbagai macam tanaman. Seperti pohon Matoa yang cocok hidup di kawasan dataran seperti Cibiru ini.

     

    "Tanah di sini bagus. Cocok di daerah suhu wilayah Cibiru ini. Kemudian kami tanam berdasarkan pertimbangan tim survei. Sehingga setiap wilayah tidak sama untuk menanam. Pohon Matoa ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, buahnya seperti lengkeng yang manis dan bisa dikonsumsi," jelasnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    3.000 Difabel Ikuti Parade Rayakan Hari Disabilitas Internasional
    Cegah Stunting, Posyandu Cicendo Luncurkan Aplikasi Si Aplod dan Si Centring
    Kesalehan Sosial Antar Manusia ke Surga
    Kecamatan Bojongloa Kidul Juara Umum MTQ Kota Bandung
    Hari Pohon Sedunia 2019, Penanda Komitmen Lestarikan Lingkungan

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Info Kota