web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


     Lewat Pilkada Langsung, Emil Berharap ada Perbaikan Proses Demokrasi
    istimewa/humas pemprov jabar Emil saat Launching Pengawasan Pilkada Serentak

    Lewat Pilkada Langsung, Emil Berharap ada Perbaikan Proses Demokrasi

    • Rabu, 20 November 2019 | 20:21:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Indonesia adalah negara demokrasi yang menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) untuk menentukan kepala daerah pilihan rakyat.

     

    Dalam pelaksanaannya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus berusaha untuk menghadirkan Pemilu yang lebih baik dari tahun ke tahun, termasuk jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di 8 kabupaten/kota se-Jabar.

     

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil pun mendukung acara 'Launching Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020 di 8 Kab/Kota se-Provinsi Jawa Barat' di Amphitheater Trans Studio Bandung, Kota Bandung, Rabu (20/11/2019).

     

    Emil mengatakan, demokrasi langsung diharapkan mampu menghadirkan pemimpin yang sesuai dengan pilihan rakyat.

     

    Sama seperti dirinya yang merupakan produk demokrasi langsung, Emil berujar peluang pemimpin pilihan rakyat untuk bersumbangsih kepada bangsa sangat besar. "Demokrasi adalah pilihan yang sudah dipilih oleh kita," ujarnya.

     

    Emil pun yakin bahwa demokrasi adalah anugerah untuk bangsa Indonesia. Pasalnya bagi pemimpin yang baik, kekuasaan adalah alat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Meski begitu, Emil berharap adanya perbaikan proses pelaksanaan demokrasi yang dilakukan dengan Pemilu sehingga pemerintah dan pihak terkait tidak mengeluarkan biaya besar.

    Emil mengatakan, voting digital yang dilakukan India bisa menjadi contoh untuk memangkas biaya logistik selama proses Pemilu di Indonesia.

     

    Selain itu, Emil juga menyatakan pentingnya menggelar Pemilu yang kondusif. Di Jabar sendiri, pelaksanaan Pilpres, Pileg, Pilgub, dan Pilkada kabupaten/kota, selalu berjalan sesuai harapan tanpa ada gangguan yang berarti dengan angka partisipasi pemilih yang terus meningkat.

     

    Sementara itum Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Abdullah Dahlan mengatakan, acara 'Launching Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020' adalah penanda kesiapan Jabar menghelat Pilkada serentak di 8 daerahnya. Delapan daerah tersebut yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Karawang, Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.

     

    "Pemilu di Jawa Barat selalu berjalan aman, lancar, dan demokratis. Hampir seluruh tahapan Pemilu kami kawal sampai ke aspek penegakan hukum Pemilu," kata Abdullah.

     

    Dia menambahkan, Bawaslu Jabar selalu mengawasi prosedural pelaksanaan Pemilu dengan kewenangan dalam aspek pencegahan, pengawasan, penindakan, dan pengadilan.

     

    "Bawaslu memperkuat metode dan instrumen, pengawasan terkait money politik. Kami siaga dengan cegah, awasi, tindak, dan adili," tambah Abdullah.

     

    Sedangkan menurut Ketua KPU Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok, 'Launching Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020' sekaligus menjadi cara untuk menyosialisasikan Pilkada serentak tahun depan di delapan daerah tersebut.

    Rifqi pun berharap Pemilu bisa berjalan dengan baik dan lancar. Tak lupa, KPU Jabar mengapresiasi dukungan Bawaslu provinsi, juga Bawaslu kabupaten/kota bersama pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, sertabjajaran TNI/ Polri yang sudah menyukseskan Pemilu 2019 khususnya di Jabar sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Tanah Air.

    "(Semoga) tahun 2020 semua tahapan bisa berjalan baik, lancar, damai, dan pemilihan bisa berjalan menggembirakan, memberikan kemajuan terhadap masing-masing kota/ kabupaten," tutup Rifqi. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    HUT ke-6 Tahun, JuaraNews Gelar Gerak Jalan Santai
    Kepala BPBD: Ubah Mindset Bupati/Wali Kota
    Aplikasi Pelayanan Publik Sapawarga Diluncurkan, RW Bisa Ngadu Langsung ke Gubernur
    Tersangka Kasus Meikarta Bartholomeus Toto, Layangkan Surat Perlindungan ke Presiden Jokowi
    Dikukuhkan Jadi Profesor, Keri Lestari: Inovasi Farmasi Klinik Lahirkan Interaksi Kesehatan