web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Gubernur Ridwan Kamil Ingin Anak Muda Jabar jadi Promotor Perdamaian
    istimewa/humas pemprov jabar Para peserta Milenials Camp 2019

    Gubernur Ridwan Kamil Ingin Anak Muda Jabar jadi Promotor Perdamaian

    • Selasa, 19 November 2019 | 15:16:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cianjur - Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Ridwan Kamil meresmikan pelaksanaan kegiatan Milenials Camp Tingkat Jabar 2019 di Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas, Kabupaten Cianjur, Selasa (19/11/2019).

     

    Pada kesempatan itu, Emil memotivasi anak-anak muda Jabar agar optimistis terhadap masa depan. Karena hal itu merupakan sikap yang bisa menjadi energi bagi para pemuda agar bergerak dinamis, kreatif, dan inovatif, sehingga bisa membuat terobosan untuk meraih kesuksesan.

     

    "Saya sangat bahagia, saya melihat Indonesia akan juara di masa depan kalau anak-anak kita optimistis terhadap masa depan," ucap Emil.

     

    Menurut Emil, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar karena didukung oleh sejumlah fakta positif, yaitu posisi geopolitik yang sangat strategis, kekayaan alam dan keanekaragaman hayati, kemajemukan sosial budaya, dan jumlah penduduk yang besar.

     

    Hal yang terakhir disebut menjadi modal yang paling penting karena kemajuan dan kemunduran suatu bangsa sangat bergantung pada faktor manusia alias sumberdaya manusia (SDM).

     

    Karena itu, Pemprov Jabar bersama Dinas Pendidikan dan Jabar Bergerak serta para pihak lainnya menggelar Milenials Camp 2019 sebagai upaya menumbuhkan optimisme dan semangat meraih Indonesia Emas pada tahun 2045 atau 100 tahun setelah Indonesia merdeka.

     

    "Ini bagian dari pendidikan Pancasila, anak-anak SMA/SMK/MA/SLB, kita undang dalam Milenial Camp untuk menguatkan ke-Pancasila-an, menguatkan kerukunan, kemudian jadi agen di depan dalam mendeteksi radikalisme," tandas Emil.

     

    Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi ajang agar pemuda terhindar dari paham-paham radikal, terorisme, serta terhindar dari bahaya hoaks. Sebab persatuan dan kesatuan adalah hal utama yang harus dipertahankan bila Indonesia ingin menjadi negara adidaya.

     

    "Kita mendoakan 2024 Indonesia negara adidaya, 26 tahun ini tidak boleh ada gangguan, anak- anak ini tidak boleh terpapar hal-hal negatif selama 26 tahun ke depan," ucap Emil.

     

    "Indonesia hari ini ranking 13 dari 20 negara ekonominya. Tapi 2030 diprediksi naik rangkingnya jadi ranking delapan. Kalau lancar positif kondusif, anak mudanya hebat, di 2045, 100 tahun merdeka, Indonesia negara adidaya ke empat di dunia," tutur Emil.

     

    "Syaratnya tiga, satu ekonominya harus bagus, milenialnya harus kompetitif, maka anak muda Jawa Barat harus jadi orang yang luar biasa, syarat selanjutnya jangan bertengkar," tambahnya.

     

    Emil juga mendorong hadirnya generasi muda Jabar yang ideal melalui program Jabar Masagi, yakni anak muda harus sehat, cerdas, ber-akhlakul kharimah, dan paham agama.

     

    "Fisik sehat, physical quotient (PQ), cerdas Intelegence Quotient (IQ), sopan santun gambaran Emotional Quotient yang baik (EQ). Terakhir adalah Soleh Solehah karena ahli ibadah, spiritual Quotient (SQ), semuanya harus didapatkan," kata Emil.

    Anak Muda Jabar Harus Jadi Promotor Perdamaian

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Atalia Kamil bersama para peserta Milenials Camp Tingkat Jabar 2019 di Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas, Kabupaten Cianjur, Selasa (19/11/2019). (foto: istimewa/humas pemprov jabar)

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Dewi Sartika menyatakan, maraknya berita hoaks dan merebaknya paham radikalisme serta aksi terorisme mendorong Pemprov dan Disdik Jabar bekerja sama dengan Jabar Bergerak serta seluruh elemen masyarakat untuk meminimalisir ancaman tersebut terhadap generasi muda Jabar.

     

    "Salah satunya dengan kegiatan perkemahan, akan diberikan materi dari narasumber kompeten, untuk memberikan kesadaran tentang bahaya radikalisme, terorisme, dan berita hoaks, yang hubungannya dengan keutuhan NKRI," tutur Dewi.

     

    Menurut Dewi, pelajar Jabar harus jadi promotor perdamaian. Sebab Generasi Milenial dan Generasi Y yang multitalenta harus punya inisiatif untuk berinovasi serta memiliki jiwa kolaboratif.

     

    Adapun materi-materi disampaikan narasumber dari berbagai unsur dan institusi. Di antaranya BNPT, Polda Jabar, Kodam III/Siliwangi, Kanwil Kemenag Jabar, UNDP, hingga Peace Generation.

     

    Kegiatan Milenials Camp diikuti sekitar 1.656 peserta yang terdiri dari unsur pelajar SMK/SMA/MA/SLB sebanyak 1.317 pelajar, dan guru pendamping dan peserta workshop sebanyak 339 orang. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pemprov Jabar Canangkan Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu
    5 Atraksi Menarik di Warner Brothers World Abu Dhabi
    Duta Pelajar Putri NU 2019 Diminta jadi Teladan Anak Muda Jabar
    6.000 Pelajar Mainkan Angklung di Gedung Sate
    Ridwan Kamil Berharap Festival Film Bandung Jadi Event Kelas Dunia

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.