Pengamat: Pemerintah Perlu Gandeng Perguruan Tinggi Kaji Pilkada Langsung
net Pengamat Pemerintahan Asep Warlan Yusuf

Pengamat: Pemerintah Perlu Gandeng Perguruan Tinggi Kaji Pilkada Langsung

  • Kamis, 14 November 2019 | 11:12:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung- Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih mengkaji pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara tidak langsung atau via DPRD menggantikan sistem pemilihan langsung.

 

Pakar Politik dan Pemerintahan dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Asep Warlan Yusuf mengatakan pemerintah dalam mengkaji itu, harus menggandeng Perguruan Tinggi, hal itu agar tidak memakan waktu yang terlalu lama.

 

"Kajianya jangan terlalu lama oleh Kemendagri karena kami kalangan kampus sudah punya bahan kajian," katanya di Bandung, Kamis (14/11/2019).

 

Dikatamya, Banyak penelitian atau karya dari Mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta menyangkut dengan pelaksanaan pemilu di Indonesia, Terutama terkait dengan sengketa Pilkada hasil pemilu.

 

Sehingga, katanya, itu harus menjadi acuan oleh Pemerintah atau Kemendagri.

 

"Banyak karya dari kalangan mahasiswa maupun jurnal-jurnal, Skripsi, tesis bahkan desertasi yang di buat dosen. Makanya Kemendagri tidak usah dari Nol lagi untuk mengakaji ini," tutupnya. (*)

Oleh: abdul basir / bas

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


CSR BUMD Lembaga Keuangan Jabar untuk Penanganan COVID-19
Pemprov Jabar Saja Cuma Punya 800 APD, Butuh Tambahan 30 Ribu Lagi
Gubernur Jabar Izinkan Daerah untuk Lakukan Karantina Wilayah Parsial
Sekda Jabar Minta RS Rujukan Berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19
Jabar Manfaatkan Drone untuk Cegah Penyebaran COVID-19 di 27 Kab/Kota