web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    DPRD Jabar : Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Belum Bekerja Optimal
    Yunandar R. Eka Perwira

    DPRD Jabar : Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Belum Bekerja Optimal

    • Rabu, 13 November 2019 | 09:41:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung-Sekretaris Komisi II DPRD Jawa Barat Yunandar R. Eka Perwira menilai, Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang belum bekerja secara optimal dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

     

    Hal tersebut, dikatakanya usai anggota dan pimpinan komisi II DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja di Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro, belum lama ini.

     

    "Peran balai tersebut belum bisa optimal melakukan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini disebabkan sarana dan prasarana yang sangat minim, karena merupakan balai baru seperti halnya Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro," katanya, Di Bandung Selasa, (12/11/2019).

     

    Menurutnya, Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang tidak hanya memberikan pelayanan untuk menjaga kualitas mutu tetapi juga memberikan jaminan dari pemerintah bahwa produk – produk yang ada di industry ataupun di masyarakat itu memang sudah sesuai dengan standar yang diterapkan oleh berbagai Negara termasuk Standar Nasional Indonesia.

     

    "Ketika beralih fungsi untuk menjaga mutu barang produk agro, Saya kira balai ini masih proses transisi sehingga masih banyak hal yang perlu dipersiapkan kedepannya”, ucap Yunandar.

    Yunandar menambahkan, Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat ini merupakan salah satu fasilitas yang bisa digunakan oleh masyarakat dan industri untuk menguji kualitas mutu dari produk – produk pertanian seperti beras, kopi, teh, kakau dan lainnya.

    Provinsi Jawa Barat lanjut Yunandar,  saat ini sedang mendorong tumbuhnya industri kopi, sehingga peran balai ini sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan kualitas dari produk tersebut.  
     

    “Saya kira ini salah satu fasilitas yang sangat penting untuk bisa memberikan kemudahan kepada para pelaku bisnis kopi secara lebih effisien, bisa menjaga kualitas bahkan meningkatkan kualitasnya sehingga dapat bersaing dengan produk kopi dari daerah lain atau bahkan dari luar negeri," terang Yunandar.

    Kedepan, pihaknya pun mendorong pengadaan peralatan yang lebih lengkap bagi para pelaku usaha agro di Jawa Barat sehingga bisa memiliki nilai jual yang tinggi dan bisa menembus pasar Internasional.

     

    “Untuk tahun 2020 kedepan nanti saya kira harus di dorong terutama pengadaan untuk peralatan yang memang lebih lengkap lagi bagi para pelaku usaha agro ini di Jawa Barat dan SDM yang masih belum siap karena masih transisi. Kedepan ketika begitu sudah siap maka akan banyak sekali manfaat yang diperoleh masyarakat dari balai ini," pungkas Yunandar (*)

    Oleh: JuaraNews / jn

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jalur Kereta Api Cibatu-Garut Diuji Coba, Awal Pebruari Mulai Dioperasikan
    Honorer Dihapus, BKD Jabar Anjurkan Daftar P3K
    Badan Kehormatan Sudah Tahu Ada Anggota DPRD Jabar Pukul Sopirnya
    Wagub Jabar: Edu Passion Bantu Siswa Pilih Jurusan Kuliah
    Pembangunan Tahap III Masjid Al-Jabbar Ditargetkan Selesai Desember 2020

    Editorial