Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ridwan Kamil: Lembaga Eksekutif-Legislatif Harus Saling Menguatkan
    istimewa/humas pemprov jabar Emil beri kuliah umum pada workshop Partai Nardem

    Ridwan Kamil: Lembaga Eksekutif-Legislatif Harus Saling Menguatkan

    • Minggu, 10 November 2019 | 19:54:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, lembaga eksekutif dan legislatif dalam pemerintahan harus berjalan beriringan dan saling menguatkan.

     

    Hal tersebut bertujuan supaya proses pembangunan berjalan efektif dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

     

    Menurut Emil, ada 3 upaya yang mendorong majunya sebuah bangsa, yakni Sumber Daya Manusia (SDM), reformasi birokrasi, dan infrastruktur.

     

    "Sejalan dengan pemerintah pusat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat tengah fokus pada penguatan Sumber Daya Manusia," kata Emil saat memberikan Kuliah Umum dengan Tema ‘Hubungan Eksekutif dan Legislatif’ pada Workshop Nasional Partai NasDem, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta, Minggu (10/11/2019).

     

    Terkait penguatan SDM, kata Emil, Pemprov Jabar sudah melakukan sejumlah upaya, seperti revitalisasi SMK dan menggagas program Jabar Masagi.

     

    Program Jabar Masagi bertujuan untuk menguatkan fondasi generasi muda dengan nilai-nilai pendidikan karakter. Hal itu diwujudkan dengan mengembalikan pendidikan budi pekerti yang berdampak pada perilaku sosial. Nilai-nilai kearifan lokal Jawa Barat menjadi dasarnya.

     

    Karena Jabar Masagi sudah masuk ke dunia pendidikan, peserta didik diharapkan dapat menjadi manusia berbudaya. Manusia berbudaya ini memiliki kemampuan untuk bisa belajar merasakan (surti/rasa), belajar memahami (harti/karsa), belajar melakukan (bukti), belajar hidup bersama (bakti/dumadi nyata).

     

    "12 bulan terakhir saya sudah lakukan upaya-upaya penguatan sumber daya manusia," tandas Emil.

     

    Pada kesempatan sama, Emil menjelaskan, Pemprov Jabar saat ini menerapkan Dynamic Governance atau Birokrasi Dinamis. Tujuannya untuk mendobrak kebekuan dan lambannya kegiatan pembangunan akibat permasalahan birokrasi.

     

    Penerapan Birokrasi Dinamis, kata Emil, tidak hanya membuat roda pemerintahan dan pembangunan berjalan lebih cepat, juga menghadirkan sumber-sumber anggaran pembangunan yang semakin banyak.

     

    Selain bergantung pada 3 anggaran Negara, yang meliputi APBD kabupaten/kota, APBD provinsi, dan APBN, Pemprov Jabar memanfaatkan 5 sumber anggaran lain yang disebut dengan Delapan Pintu Anggaran.

     

    Lima sumber anggaran tersebut meliputi KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha) atau Public Private Partnership (PPP), obligasi daerah, dana perbankan, dana umat, dan dana tanggungjawab sosial perusahaan (CSR). Pemprov Jabar menyebut beragam sumber pemasukan ini dengan.

     

    Selain penerapan Birokrasi Dinamis dalam pengelolaan pemerintahan, menurut Emil, Pemprov Jabar mempraktikkan konsep Penthahelix dengan menggandeng 5 unsur, yaitu ABCGM (Akademisi, Bisnis, Community, Government, dan Media) dalam setiap proses dan kegiatan pembangunan.

     

    Emil pun berharap informasi aktual yang disampaikannya pada workshop kali ini bisa memperkuat para wakil rakyat terkait tantangan pembangunan saat ini. "Sehingga nanti kebijakan saling menguatkan. Itulah materi yang saya sampaikan di acara ini," pungkas Emil. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Boleh Angkut Penumpang, Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Tunggu Komitmen Aplikator Ojol
    Dokter Reisa Berbagi Tips Olahraga di Ruang Publik, Tetap Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
    Kondisi 17 Peserta Didik dan Pelatih Secapa TNI AD yang Dirawat Akibat Covid-19 Sudah Membaik
    Ridwan Kamil Minta Pemkot Bandung Gelar Tes Massif di Secapa AD
    BMPI Lakuan Audiensi Dengan FPDIP DPRD Kota Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads