web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Pesan Keindahan Islam Indonesia dan Jabar Mulai Tersebar di Eropa
    istimewa/humas pemprov jabar Ridwan Subagya seusai menggelar pertemuan

    English for Ulama

    Pesan Keindahan Islam Indonesia dan Jabar Mulai Tersebar di Eropa

    • Jumat, 8 November 2019 | 19:28:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, London - Pesan tentang keindahan Islam Indonesia, khususnya Jabar, berdentum di Benua Eropa.

     

    Ulama-ulama asal Jabar yang tergabung dalam English for Ulama sudah mulai berdakwah di 5 kota Eropa, yakni London, Bristol, Glasgow, Manchester, dan Birmingham.

     

    Setelah bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Inggris pada Senin (4/11/2019) di London, kelima ulama asal Jabar, yakni Wifni Yusifa, Ridwan Subagya, Ihya Ulumudin, Beni Safitri, dan Hasan Al-Banna, pergi ke kota tempat mereka berdakwah.

     

    Ihya menuju Glasgow, Skotlandia. Wifni berserta perwakilan KBRI berangkat ke Birmingham. Ridwan bersama pendamping English for Ulama mendatangi Bristol. Beni pergi ke Manchester. Dan Hasan bertugas di London.

     

    Setibanya di kota tujuan, mereka lantas menjalan misinya. Ridwan, misalnya, langsung menemui DKM Masjid Jami Auston, Afzal Shah. Setelah itu, dia bertemu dengan salah satu politisi dan komunitas muslim Bristol. Kepala Kepolisian Bristol pun hadir dalam pertemuan tersebut.

     

    “Seusai bertukar keramahan dengan semua pihak. Afzal Shan membawa kami ke City Hall of Bristol untuk bertemu Wali Kota Bristol. Setelah berbincang (soal kondisi islam di Indonesia dan Inggris), kami melihat jalannya rapat terbuka,” kata pendamping English for Ulama Agus Syafei.

    Sedangkan, Hasan menggelar pertemuan dengan salah satu anggota Dewan Kota London paling berpengaruh, yakni Unmesh Desai. Dalam pertemuan tersebut, isu terkait penanganan komunitas keagamaan menjadi topik utama.

     

    “Meski non-muslim, Unmesh sangat memperhatikan perkembangan komunitas-komunitas islam di London. Cakupan kerja Unmesh sendiri berkaitan dengan pendidikan anak muda, kriminal kota, dan investasi. Tidak lupa keindahan islam Indonesia, terutama Jabar, saya sampaikan,” kata Hasan.

     

    Menurut Hasan, Unmesh mengapresiasi program English for Ulama. Unmesh juga, kata Hasan, berharap program yang digagas oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar tersebut kembali digelar untuk tahun-tahun berikutnya.

     

    “Beliau menaruh perhatian besar agar program English for Ulama tidak berhenti satu periode, supaya ulama-ulama Jabar dan Indonesia bisa terus berkontribusi menanamkan nilai-nilai perdamaian dan toleransi di London,” ucapnya.

     

    “Beliau juga menitip pesan. Jika Bapak Gubernur Ridwan Kamil melakukan kunjungan kerja ke Inggris, beliau ingin bertemu dan berdiskusi terkait banyak hal, terutama English for Ulama,” kata Hasan melanjutkan.

     

    Selain berdakwah terkait keindahan Islam Indonesia, kelima ulama itu akan menceritakan tentang keberagaman budaya Indonesia, khususnya budaya Tanah Pasundan. Mereka pun bakal menjalankan misinya sampai 14 November 2019 mendatang. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Indramayu Daerah Paling Rawan Pelanggaran Pilkada
    Antisipasi Kecurangan Pilkada, Bawaslu Siapkan Sekolah Kader Pengawas
    Pengamat : Pemerintah Perlu Gandeng Perguruan Tinggi Kaji Pilkada Langsung
    Kolaborasi Kunci Pempov Jabar Tertibkan Aset Daerah
    Sarling di Sukabumi: Atalia Keliling Pasar, Posyandu, hingga Objek Wisata