web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Keanekaragaman Hayati Menentukan Keberlanjutan Pembangunan
    istimewa/humas pemprov jabar Daud lepaskan burung di Hari Cinta Puspa dan Satwa

    Hari Cinta Puspa dan Satwa

    Keanekaragaman Hayati Menentukan Keberlanjutan Pembangunan

    • Selasa, 5 November 2019 | 12:32:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Sebagai negara 'Mega Biodiversity', Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya alam hayati yang luar biasa dengan sekira 90 tipe ekosistem, 400 ribu spesies tumbuhan, dan 300 ribu spesies hewan.

     

    Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Daud Achmad pun menilai, kekayaan dan keanekaragaman hayati (kehati) tersebut dapat menentukan keberlanjutan pembangunan.

     

    Pasalnya, keanekaragaman hayati merupakan modal pembangunan di berbagai sektor mulai dari kehutanan, ilmu pengetahuan, hingga industri dan kepariwisataan.

     

    Di Jawa Barat sendiri khususnya di Kota Bandung, terdapat Taman Hutan Raya (Tahura) yang juga menjadi penyangga ekosistem Kota Bandung.

     

    "Saat ini kita berada di Tahura Ir H Djuanda yang memiliki fungsi sebagai penyangga Kota Bandung serta memiliki kehati yang perlu kita jaga bersama," ujar Daud saat menghadiri peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa 2019 di Tahura Ir H Djuanda, Kabupaten Bandung, Selasa (5/11/2019).

     

    "Oleh karena itu, konservasi keberagaman hayati perlu terus dilakukan karena sangat penting dan menentukan bagi keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor diantaranya kehutanan, pertanian, perikanan, kesehatan, ilmu pengetahuan, industri, kepariwisataan dan lainnya," tambahnya.

     

    Di Hari Cinta Puspa dan Satwa 2019, Daud turut mengapresiasi kontribusi para rimbawan, pemerhati lingkungan hidup, serta penggiat lingkungan hidup atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam upaya melestarikan Kehati di Jabar.

     

    Daud juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sekaligus perlindungan serta pelestarian puspa dan satwa nasional.

     

    "Marilah peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini kita jadikan momentum untuk membangun sinergi serta gerak langkah bersama dalam melindungi dan memanfaatkan secara berkelanjutan keanekaragaman hayati yang ada, sehingga bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran generasi sekarang maupun masa depan," imbau Daud.

     

    Terakhir, Daud menutup sambutannya dengan pantun spesial yang telah disiapkan. "Jalan-jalan ke Tahura, jangan lupa beli serabi. Angan-angan menambah rimba, insya Allah akan terjadi," ujar Daud.

     

    Turut hadir pada acara ini adalah Kepala Dinas Kehutanan Jabar Epi Kustiawan, Kepala Balai BKSDA Jabar Ammy Nurwati, Kepala UPTD Tahura Djuanda Lianda Lubis, Ketua Forum Mitra Tahura Anshari, serta pejabat terkait lainnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Dinkes Jabar Minta Masyarakat Waspada Antraks
    Potensi 286 T, Pemerintah Diminta Optimalkan Zakat
    Pemprov Jabar Tengah Kembangkan Aplikasi Layanan Kesehatan
    PZU Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Zakat
    Hawatir Terlantar, Dinsos Jabar Sediakan Rumah Singgah Tampung Eks BRSPDSN Wyata Guna

    Editorial