Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Keanekaragaman Hayati Menentukan Keberlanjutan Pembangunan
    istimewa/humas pemprov jabar Daud lepaskan burung di Hari Cinta Puspa dan Satwa

    Hari Cinta Puspa dan Satwa

    Keanekaragaman Hayati Menentukan Keberlanjutan Pembangunan

    • Selasa, 5 November 2019 | 12:32:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Sebagai negara 'Mega Biodiversity', Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya alam hayati yang luar biasa dengan sekira 90 tipe ekosistem, 400 ribu spesies tumbuhan, dan 300 ribu spesies hewan.

     

    Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Daud Achmad pun menilai, kekayaan dan keanekaragaman hayati (kehati) tersebut dapat menentukan keberlanjutan pembangunan.

     

    Pasalnya, keanekaragaman hayati merupakan modal pembangunan di berbagai sektor mulai dari kehutanan, ilmu pengetahuan, hingga industri dan kepariwisataan.

     

    Di Jawa Barat sendiri khususnya di Kota Bandung, terdapat Taman Hutan Raya (Tahura) yang juga menjadi penyangga ekosistem Kota Bandung.

     

    "Saat ini kita berada di Tahura Ir H Djuanda yang memiliki fungsi sebagai penyangga Kota Bandung serta memiliki kehati yang perlu kita jaga bersama," ujar Daud saat menghadiri peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa 2019 di Tahura Ir H Djuanda, Kabupaten Bandung, Selasa (5/11/2019).

     

    "Oleh karena itu, konservasi keberagaman hayati perlu terus dilakukan karena sangat penting dan menentukan bagi keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor diantaranya kehutanan, pertanian, perikanan, kesehatan, ilmu pengetahuan, industri, kepariwisataan dan lainnya," tambahnya.

     

    Di Hari Cinta Puspa dan Satwa 2019, Daud turut mengapresiasi kontribusi para rimbawan, pemerhati lingkungan hidup, serta penggiat lingkungan hidup atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam upaya melestarikan Kehati di Jabar.

     

    Daud juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sekaligus perlindungan serta pelestarian puspa dan satwa nasional.

     

    "Marilah peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini kita jadikan momentum untuk membangun sinergi serta gerak langkah bersama dalam melindungi dan memanfaatkan secara berkelanjutan keanekaragaman hayati yang ada, sehingga bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran generasi sekarang maupun masa depan," imbau Daud.

     

    Terakhir, Daud menutup sambutannya dengan pantun spesial yang telah disiapkan. "Jalan-jalan ke Tahura, jangan lupa beli serabi. Angan-angan menambah rimba, insya Allah akan terjadi," ujar Daud.

     

    Turut hadir pada acara ini adalah Kepala Dinas Kehutanan Jabar Epi Kustiawan, Kepala Balai BKSDA Jabar Ammy Nurwati, Kepala UPTD Tahura Djuanda Lianda Lubis, Ketua Forum Mitra Tahura Anshari, serta pejabat terkait lainnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Boleh Angkut Penumpang, Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Tunggu Komitmen Aplikator Ojol
    Dokter Reisa Berbagi Tips Olahraga di Ruang Publik, Tetap Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
    Kondisi 17 Peserta Didik dan Pelatih Secapa TNI AD yang Dirawat Akibat Covid-19 Sudah Membaik
    Ridwan Kamil Minta Pemkot Bandung Gelar Tes Massif di Secapa AD
    BMPI Lakuan Audiensi Dengan FPDIP DPRD Kota Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads