Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pemprov Jabar Jalin Kerja Sama Pendidikan dan Pariwisata dengan Uni Eropa
    istimewa/humas pemprov jabar Daud Achmad menerima kunjungan Dubes Uni Eropa

    Pemprov Jabar Jalin Kerja Sama Pendidikan dan Pariwisata dengan Uni Eropa

    • Selasa, 5 November 2019 | 12:07:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Daud Achmad menerima courtesy call European Union (EU) Ambassador/Duta Besar (Dubes) Uni Eropa Vincent Piket di Ruang Lokantara Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (4/11/2019).

     

    Kunjungan kehormatan Dubes Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket ke Kantor Gubernur Jabar kali ini bertujuan menegaskan dukungan Uni Eropa untuk Indonesia terutama dalam bidang pendidikan.

     

    Selain itu, courtesy call Vincent Piket sekaligus membalas undangan CEO & Ambassador Breakfast Meeting yang dipimpin Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada 24 Oktober lalu.

     

    Dalam pertemuan pada Senin (4/11/2019), terdapat beberapa poin yang dihasilkan, diawali dengan perbincangan potensi kerja sama lebih lanjut berbagai bentuk program bantuan pinjaman untuk sektor energi, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan terutama bagi Jabar.

     

    Disampaikan pula, Uni Eropa telah bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk pendidikan kepariwisataan sebagai wujud dukungan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata.

     

    Dalam hal ini, Daud mengusulkan agar Kampus Unpad di Pangandaran bisa dioptimalkan sebagai laboratorium kerja sama tersebut. Untuk diketahui, Pemprov Jabar tengah merevitalisasi Pantai Barat dan Timur Pangandaran dalam upaya mewujudkan Pangandaran sebagai Kabupaten Wisata.

     

    Berikutnya, Piket menyampaikan ketertarikan terhadap program desain digital dan akan menawarkannya ke beberapa negara Uni Eropa.

     

    Terkait agenda utama dukungan di bidang pendidikan, Piket menjelaskan, pihaknya menggelar European Higher Education Fair (EHEF) pada 5 November 2019 di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) di Jalan Tamansari Kota Bandung.

     

    Acara tersebut membuka peluang kerja sama universitas-universitas di Jabar dengan Uni Eropa di bidang pendidikan tinggi baik melalui skema pendanaan dari Uni Eropa maupun negara terkait atau pendanaan dari Indonesia sendiri untuk program pertukaran pelajar.

     

    Bagi Pemprov Jabar, peluang kerja sama di bidang pendidikan ini dapat dimanfaatkan untuk menjajaki pengembangan pendidikan Aparatur Sipil Negara (ASN) Jabar baik melalui pendidikan tinggi maupun training kemampuan teknis dan manajerial.

     

    "Dengan melakukan pemetaan terlebih dahulu mengenai potensi dan kebutuhan pengembangan SDM aparatur Jabar," kata Daud.

     

    Daud juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menjajaki potensi pengembangan pendidikan menengah khsususnya pendidikan vokasi untuk mengejar kebutuhan standardisasi keahlian internasional, termasuk dalam sustainable tourism (pariwisata berkelanjutan).

     

    Mengakhiri pertemuan, Piket menegaskan bahwa Uni Eropa terus mengkaji potensi kerja sama lainnya dengan Jabar melalui Buku investasi yang diperoleh dalam acara CEO & Ambassador Breakfast Meeting.

     

    Turut hadir mendampingi Daud saat menerima courtesy call Piket adalah perwakilan dari Biro Pelayanan Sosial Setda Pemprov Jabar, Bappeda Jabar, BKN Jabar, serta perwakilan Dinas Pendidikan Jabar. Selain courtesy call dengan Pemprov Jabar di Gedung Sate, Piket juga melakukan kunjungan kehormatan dan memberikan public lecture bertajuk 'Peran Pendidikan Tinggi dan Penelitian dalam Mendukung Hubungan Kerja Sama Uni Eropa-Indonesia' di Kampus Unpad Bandung.

     

    "Kerja sama internasional antara universitas (di Indonesia dan Eropa) bagus bagi kedua pihak karena itu menguatkan kualitas program studi dan penelitian," ucap Piket dalam keterangan resminya. (*)

    Oleh: JuaraNews / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Boleh Angkut Penumpang, Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Tunggu Komitmen Aplikator Ojol
    Dokter Reisa Berbagi Tips Olahraga di Ruang Publik, Tetap Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
    Kondisi 17 Peserta Didik dan Pelatih Secapa TNI AD yang Dirawat Akibat Covid-19 Sudah Membaik
    Ridwan Kamil Minta Pemkot Bandung Gelar Tes Massif di Secapa AD
    BMPI Lakuan Audiensi Dengan FPDIP DPRD Kota Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads