web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Sambut Era Digitalisasi, KMSI gelar Knowledge Management Summit

    Sambut Era Digitalisasi, KMSI gelar Knowledge Management Summit

    • Selasa, 5 November 2019 | 13:16:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Knowledge Management Society Indonesia (KMSI) kembali mengadakan Knowledge Management (KM) Summit ke-3, tahun 2019. Hal tersebut Sejalan dengan program pemerintah khususnya pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

     

    KM Summit 2019 ke-3 ini mengangkat tema "Innovative Learning To Re Use Knowledge Asset In Corporation and Public Services at Society 5.0 Era" dimana tema ini merupakan tema Ianjutan dari KM-Summit 1 dan KM-Summit 2.

     

    President of Knowledge Management Society Indonesia, Prof. Jann Hidajat Tjakraatmadja mengatakan, Salah satu inovasi yang dibahas dalam forum ini adalah penggunaan gamifikasi sebagai salah satu inovasi dalam pembelajaran.

     

    Menurutnya, isu ini menjadi penting karena telah terjadinya suatu evolusi dan revolusi manajemen pengetahuan dan proses pembelajaran melalui penggunaan media game-digitalisasi.

     

    Harus diakui jika Implementasi manajemen pengetahuan d1 suatu organisasi akan membawa banyak manfaat yang berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan performansi dan daya saing.

     

    "Peran teknologi digital pada saat ini dan kedepannya akan sangat berkontribusi secara signifikan bagi setiap insan dalam organisasi tersebut," katanya Jann di Hilton Hotel Bandung, Selasa (5/11/2019).

     

    Jika suatu organisasi. imbuhnya, tidak dapat menanggapi severe arif dan bijaksana tentang perkembangan teknologi digital yang begitu cepat ini, maka hal ini akan berbalik menjadi suatu ancaman serius.

     

    Menurut Forbes. 90% dari semua startup berakhir dengan kegagalan. Satu-satunya solusi bagi startup untuk bertahan hidup adalah untuk itu belajar lebih cepat daripada siapapun di pasar, sehingga bisnis harus menjadi organisasi pembelajaran. Disinilah Knowledge Management menjadi bagian penting dari bisnis. Proses manajemen pengetahuan yang efektif memungkinkan perusahaan untuk mendokumentasikan pengetahuan yang mereka kumpulkan sehingga dapat digunakan kembali dan ditingkatkan.

     

    "Banyak perusahaan yang telah menjalankan KM, tetapi lupa menggunakan kembali pengetahuan untuk kebutuhan bisnis maupun organisasinya. Melalui serangkaian sesi panel dan workshop, peserta akan mendapatkan jawaban terhadap permasalahan tersebut.” katanya.

     

    "KM-Summit 2019 ini diadakan untuk menawarkan solusi melalui serangkaian sesi seminar bersama dengan sejumlah pakar dan workshop" ujarnya.

     

    Untuk itu, dalam KM Summit 2019 ini diharapkan dapat memberikan suatu wadah bersama dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman agar didapatkan strategi dan inovasi yang efektif dan efisien. melalui implementasi teknologi digital dalam organisasi untuk mempercepat dan mempertahankan bisnis organisasi yang berkelanjutan untuk masa depan.

     

    "Harapannya, dengan percepatan pembelajaran melalui penggunaan kembali aset pengetahuan. Industri maupun Organisasi Publik dapat mengoptimalkan potensi karyawannya sebagai modal dan sekaligus mampu berkontribusi sebagai sumber penyedia pembelajaran bagi negeri" pungkasnya.

     

    Kegiatan kegiatan ini mengundang praktisi dan akademisi di bidang KM dan Innovative Learning untuk bersama-sama mempersiapkan Modal Insani Indonesia menghadapi Era Industri 4.0 dan Era Society 5.0.

     

    Sesi awal Keynote Speech disampaikan oleh Founder & Creative Director Learning Games Network USA, Scot Osterweil. Selain Scot Osterweil, beberapa pembicara yang hadir dalam acara ini berasal dari dalam dan luar negeri seperti, Annisrul Waqie (Vice President Quality, System, and Knowledge Management dari Pertamina), Agung Wicaksono (Direktur Utama Transjakarta), Lenny Aziz (Co-Founder SKOR), Seratin D. Talisayon (APO KM Expert Philippines), dan masih banyak pembicara berkompeten lainnya.

     

    Selain sesi Plenary dan Panel, KM Summit juga menyajikan banyak pilihan short course workshop. Bentuk short course tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi peserta karena menawarkan sesi yang lebih interaktif dan mendalam.

     

    Peserta yang hadir dalam acara ini datang dari berbagai elemen, yaitu praktisi dan akademisi di bidang KM dan Innovative Learning. Acara ini terdiri dari Seminar dan Workshop yang dibagi menjadi beberapa Panel serta Workshop Parallel. (*).

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jabar Raih Predikat Provinsi Informatif
    Terima Audiensi Buruh, Wagub: Pemprov Jabar Berusaha Berikan Keadilan
     Lewat Pilkada Langsung, Emil Berharap ada Perbaikan Proses Demokrasi
    Milenials Camp, Pelajar se-Jabar Deklarasikan Anti Radikalisme
    Atalia Sebut Pengembangan Diri Remaja Perlu Diperhatikan

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.