web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    IPRC Pesimistis DPRD Jabar akan Interpelasi Gubernur
    JuaraNews/Abdul Basir Direktur IPRC, Idil Akbar

    IPRC Pesimistis DPRD Jabar akan Interpelasi Gubernur

    • Senin, 4 November 2019 | 17:38:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Isu sejumlah anggota DPRD Jabar yang akan menyampaikan hak interpelasi kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil terus bergulir, meskipun Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat dengan tegas menyatakan tidak akan ada interpelasi kepada Gubernur.

     

    Direktur Operasional dan Strategi Indonesia Political Research Community (IPRC) Idil Akbar mengatakan, rencana DPRD Jabar untuk menginterpelasi Gubernur Ridwan Kamil sebaiknya dilanjutkan saja.

     

    "Menurut saya, sejauh itu dibutuhkan ya silakan saja. Biarkan saja interpelasi dilakukan biarkan kemudian mekanisme berjalan dan mintalah keterangan sejelas-jelasnya soal TAP, TAJJ, dan juga pemindahan Ibu Kota pemerintahan Jabar," ujar Idil dalam diskusi bertajuk 'Wacana Interpelasi DPRD Prov Jawa Barat terhadap Ridwan Kamil : Seriuskah? yang berlangsung di Jalan Tubagus Ismail, Kota Bandung, Senin (4/11/2019).

     

    Untuk itu, ia bakal melihat 1-2 pekan ke depan, apakah DPRD Jabar akan mengajukan hak interpelasi itu. Namun ia mengaku pesimistis DPRD bakal mengajukan hak bertanya tersebut.

     

    Menurut Idil mengaku pesimistis, wacana interpelasi yang telah kadung bergulir, dan menjadi isu nasional, akan terus dilanjutkan. "Kalau saya sih, agak pesimistis," ucapnya.

     

    Idil berkata demikian, karena dimata dia, yang menjadi persoalan dengan bergulirnya wacana interpelasi bukan komunikasi yang belum terbangun. "Tetapi ada hal lain yang muncul dari hal tersebut semisisal dugaan masyarakatkan bisa saja dan sah-sah saja," tambahnya.

     

    Idil juga menangkap bahwa DPRD Jabar, dalam hal ini, bukan secara keseluruhan, mungkin dari partai-partai pengusung Gubernur dan Wagub Jabar.

     

    "Jadi tidak mungkin mereka yang mengawal, mereka juga yang kemudian memutuskan di tengah jalan, makanya saya agak pesimis ke arah sana," tutupnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Indramayu Daerah Paling Rawan Pelanggaran Pilkada
    Antisipasi Kecurangan Pilkada, Bawaslu Siapkan Sekolah Kader Pengawas
    Pengamat : Pemerintah Perlu Gandeng Perguruan Tinggi Kaji Pilkada Langsung
    Kolaborasi Kunci Pempov Jabar Tertibkan Aset Daerah
    Sarling di Sukabumi: Atalia Keliling Pasar, Posyandu, hingga Objek Wisata