Diberi Pelatihan Fashion, Mantan Pekerja Migran Diharapkan tak Kembali ke Luar Negeri
Peserta pelatihan fashions yang digelar BLK PMI

Diberi Pelatihan Fashion, Mantan Pekerja Migran Diharapkan tak Kembali ke Luar Negeri

  • Kamis, 31 Oktober 2019 | 11:30:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, TASIKMALAYA – Selama 14 hari mantan pekerja migran di Desa Kertaraharja Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya dilatih keterampilan produk fashion oleh Balai Latihan Kerja Pekerja Migran Indonesia (BLK PMI) Disnakertrans Jabar.

Saat penutupan pelatihan, Rabu (30/10/2019), para peserta menikmati hasil pelatihannya dengan menggunakan pakaian hasil karyanya sendiri. Pakaian muslim yang digunakan adalah busana muslim bermotif bunga dan berwarna ungu, dipadukan dengan kerudung dan bawahan warna hitam.

Kepala BLK PMI Jawa Barat Teguh Khasbudi, SH., MH., MM., mengungkapkan rasa kegembiraannya saat itu. Ia berseloroh, “Pakai baju muslim ko manis?”

Pada pelatihan ini dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dengan KUB (Kelompok Usaha Bersama). KUB ini dibentuk setelah dilakukan pelatihan untuk  menindaklanjuti hasil pelatihan.

Kata Teguh, ini bukan unyuk menyaingi Bumdes yang ada namun untuk mengembangkan usaha setelah dilakuklan pelatihan. "Tahun depan ibu-ibu dan bapak-bapak menjadi pengusaha semua, punya CV ata PT," katanya.

Teguh mengharapkan peserta tak kembali ke luar negeri untuk bekerja karena ada pribahasa yang menyebutkan hujan batu di negeri sendiri lebih baik dari hujan emas di negeri orang.

“Tapi kita juga harus mengubah peribahasa itu; hujan emas di negeri kita pasti lebih baik dari pada hujan batu di negeri orang, sehingga kita tak lagi pergi ke luar negeri untuk bekerja. Kita ciptakan lapangan bekerja di negeri sendiri," katanya.

Sekalipun demikian, bukan artinya tak boleh ke luar negeri.  Tapi bagaimana pun negeri kita lebih baik, katanya. **

ude

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


DPRD Sayangkan Kebijakan Gubernur Jabar Potong Gaji ASN Untuk Covid19
Imbas Wabah Covid19, KPU tunda Pelaksanaan Pilkada Serentak hingga 2021
Soal Larang Mudik Cegah Covid19. Ini Kata Dewan Jabar
Gaji Gubernur dan ASN Jabar Dipotong untuk Penanganan Covid19
Pempov Jabar Terus Matangkan Opsi Lockdown Wilayah

Editorial