web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Gelar Rembug Nasioonal, Pengusaha Tekstil & Garment Minta UMK Khusus
    Ilustrasi industri tekstil

    Gelar Rembug Nasioonal, Pengusaha Tekstil & Garment Minta UMK Khusus

    • Kamis, 31 Oktober 2019 | 07:50:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Para pengusa tekstil dan garmen di Jawa Barat mengaku merasa berat membayar upah pekerja, karena dinilai UMK yang dinilai sangat tinggi.Untuk itu sejumlah pengusaha meminta Gubernur Jabar menetapkan surat keputusan gubernur (SK Gub) tentang upah padat karya.

    Hal itu disampaikan Ketua Apindo Kabupaten Bogor Nanda Iskandar di Bandung, Rabu (30/10/2019). Sebelumnya Apindo dan perwakilan buruh Garmen yang tidak berserikat asal 27 Kabupaten Kota se Jabar melakukan Rembug Regional (RR) II 2019 di Hotel Holiday Inn, Bandung, Senin (28/10/2019). 

    “Tujuan dari rembug ini untuk meminta kepada gubernur untuk secepatnya menetapkan surat keputusan gubernur (SK Gub) tentang upah padat karya,” kata Ketua II Apindo Kab Bogor, Nanda Iskandar, Rabu, (30/10/2019).

    Dijelaskan Iskandar, Rembug Regional (RR) I dilakukan 2018 lalu berhasil meminta kepada Gubernur untuk menetapkan upah padat karya. SK Gub tentang upah yang diusulkan Rembug Regional pertama telah dirasakan manfaatnya di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta.

    “Hasilnya memang baik, tapi permasalahan yang diselesaikan sifatnya hanya temporer,” katanya.

    Nanda mengatakan, keputusan Gubernur terkait upah ini diharapkan manfaatnya tidak secara temporer, tetapi formal. Selain itu, juga harus ada manfaatnya bagi pengusaha dan buruh. “Pengusaha aman, buruh amin. Jadi semua bisa bekerja dengan tenang,” ungkap dia.

    Hal sama diungkapkan Perkumpulan Pengusaha Produk Tekstil Provinsi Jawa Barat (PPPTPJB). Salah satu pengurusnya, Vincent, menyebutkan, pemerintah memberikan solusi dalam jangka yang panjang demi kelangsungan hidup usaha testil dan garmen di Jawa Barat.

    Ia mengatakan, buyer dan pemilik berand menekankan agar perusahaan tekstil dan garmen benar-benar mengikuti aturan pemerintah. Karena itu, katanya, pihaknya mengharapkan adanya solusi yang berkelanjutan dan tidak bersifat temporer. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pj Sekda Jabar Lantik BPSK Kuningan dan Kota Bekasi
    Bulgaria Siap Kerja Sama Pasarkan Kopi, Teh, dan Ikan Jabar di Eropa
    Biznet Terus Perluas Jaringan dan Hadirkan Layanan Teknologi Digital Terbaik di Jabar
    Pemprov Jabar Beri Piagam Penghargaan kepada Perusahaan Mitra CSR
    Melalui Forum, Pembangunan Proyek CSR Terarah dan Transparan

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.