web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Tingkatkan Kualitas Dosen, Univ Widyatama Gelar Pelatihan Sistem Informasi Riset dan Pengembangan

    Tingkatkan Kualitas Dosen, Univ Widyatama Gelar Pelatihan Sistem Informasi Riset dan Pengembangan

    • Senin, 28 Oktober 2019 | 17:31:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Sebanyak 80 dari 486 perguruan tinggi yang ada di Jabar dan Banten mengikuti kegiatan Pelatihan Sistem Informasi Riset dan Pengembangan yang di selenggarakan Universitas Widyatama Bandung.

    Kegiatan pertama kali dilaksanakan oleh perguruan tinggi swata yang ditunjuk oleh Kemenristekdikti tersebut, dilaksanakan di di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Senin (28/10/2019).

    Rektor Universitas Widyatama Prof Obsatar Sinaga mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan kepada dosen tentang sistem informasi Riset dan Pengembangan.

    Pasalnya, masih banyak universitas/perguruan tinggi yang belum memahami cara menggunakan, aplikasinya. "Sekarang kita praktikan langsung di sini. Dalam kegiatan ini, Dikti memberikan pelatihan kepada dosen untuk melakukan riset serta penelitian, seperti  kategori garuda, tinta emas, arena, sinta, dengan sistem informasi terpusat dari Kemendikbud Dikti,” ujar Obi.

    Prof Obi mengungkapkan bahwa penggunaan aplikasi ini hanya bagian dari cara mengintegrasikan sistem informasi secara nasional.

    “Yang disasar adalah dosen. Peningkatan kinerja termasuk peningkatan jabatan fungsional semua perguruan tinggi negeri dan swasta,” ucapnya.

    Kegiatan yang berlangsung sebanyak 20 gelombang ini, akan diikuti oleh 486 universitas. "Sekarang baru 80 universitas di gelombang pertama ini, kita siapkan sampai 20 gelombang,” tutupnya.

    Sementara itu di tempat yang sama, Ketua LII Dikti Jabar-Banten Prof Uman Suherman mengatakan, pelatihan tersebut harus dilaksanakan, pertama agar semua dosen dalam memberikan pendidikan kepada publik mengikuti perkembangan zaman yang serba cepat.

    "Kedua memungkinkan orang peneliti menggunakan penelitian rujukan yang sifatnya sudah online sehingga informasi yang diberikan dan yang terima dalam sebuah percepatan yang sangat luar biasa," katanya.

    Selain itu, juga agar ada kaloborasi dan sharing di antara perguruan tinggi negeri maupun swasta yang berkaitan dengan kapasitas dengan keilmuan terutama dalam hal penelitian. (*)

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Indramayu Daerah Paling Rawan Pelanggaran Pilkada
    Antisipasi Kecurangan Pilkada, Bawaslu Siapkan Sekolah Kader Pengawas
    Pengamat : Pemerintah Perlu Gandeng Perguruan Tinggi Kaji Pilkada Langsung
    Kolaborasi Kunci Pempov Jabar Tertibkan Aset Daerah
    Sarling di Sukabumi: Atalia Keliling Pasar, Posyandu, hingga Objek Wisata