Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    RSJ Cisarua Bandung Tangani Ribuan Anak Dengan Kategori ODMK
    JuaraNews/Abdul Basir Dirut RSJ Jawa Barat, Elly Marliyani

    RSJ Cisarua Bandung Tangani Ribuan Anak Dengan Kategori ODMK

    • Kamis, 24 Oktober 2019 | 13:47:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews,Bandung-Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat banyak menerima pasien Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODGJ) dengan beragam persoalan.

    Berdasarkan data yang dihimpun RSJ Jabar, terdapat 2.292 anak-anak rentang usia 0-12 tahun masuk dalam kategori Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) per September 2019. Meski relatif besar, angka tersebut cenderung menurun jika dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 3.817 anak pengidap ODMK.

    Direktur Utama RSJ Jawa Barat, Elly Marliyani mengungkapkan, mayoritas anak-anak yang dilarikan ke RSJ karena mengalami persoalan beragam dan membuat mereka masuk dalam kategori ODMK. Faktor yang berpengaruh mengganggu kejiwaan anak-anak adalah kondisi lingkungan.

    "Banyak dari mereka yang dibully (dirundung) oleh teman-temannya di sekolah dan itu memang bisa mengganggu kejiwaan anak-anak," ujar Elly Marliyani di Bandung, Kamis (24/10/2019).

    Selain itu, faktor lainnya adalah karena kecanduan bermain handphone baik game online, sosial media, atau lainnya. Menurutnya Penderita yang mengalami ketergantungan gadget atau ponsel pada anak-anak yang sakarang sedang banyak diberitakan untuk RSJ Jabar ada dilakukan penatalaksanaan nya secara rawat jalan ada juga inap.

    "Untuk rawat jalan kami punya angka 2-3 anak perminggu namun untuk perawatan dalam dua bulan terakhir kami merawat baru 3 orang dalam jangka waktu yg berbeda," katanya.

    "Tetapi bukan melulu murni dari ketergantungan gadgetnya saja, tetapi ada penyakit lainnya namanya komorbid jadi ada penyakit penyerta, penyakitnya ada depresi, szioafektif, ada psikotik, itu penyakit penyerta," tutupnya (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Lebih dari 500 Kasus Positif Covid-19 Hari  di wilayah Jawa Timur  
    Dapat Cegah Penularan Covid-19, Tips dr Reisa Gunakan Masker yang Tepat
    Kades Minta Tambah Bantuan Keuangan, Uu Serap Aspirasi Masyarakat Pedesaan
    Pantai Pangandaran berisiko Sebarkan Covid-19, Diminta Tetap Waspada
    269 Desa di Jabar Berstatus Mandiri
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads