web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Menteri Agama dari Militer Diprotes? Ini Fakta Sejarah Kemenag Pernah Dipimpin Tentara
    Menteri Agama Fachrulrozi

    Menteri Agama dari Militer Diprotes? Ini Fakta Sejarah Kemenag Pernah Dipimpin Tentara

    • Kamis, 24 Oktober 2019 | 09:02:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta – Beberapa menteri yang diangkat Presiden Jokowi mengundang kontroversi. Salah satunya adalah Meneri Agama Fahcrul Razi.

    Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas mengaku banyak kiai protes atas pemilihan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama. Para kiai, kata Robikin, tak bisa mengerti cara pikir Jokowi yang memilih menteri agama bukan dari kalangan agamawan, melainkan militer.

    Akan tetapi, dalam sejarah Indonesia sejak jaman Soekarno pos Kementerian Agama pernah diisi oleh figur tentara. Memang pos ini pula pernah diisi dari kalangan agama, seperti tokoh Nahdlatul Ulama atau Masyumi.

    Pada 1978, Presiden Soeharto menunjuk Letjen Alamsjah Ratu Prawiranegara sebagai Menteri Agama. Sebelumnya Alamsyah pernah menjadi Sekretaris Negara, Duta Besar di Belanda, dan anggota Dewan Pertimbangan Agung.

    Karena merasa bukan kiai, ia sempat mempertanyakan keputusan Soeharto tersebut. Tapi Soeharto menjawabnya dengan menjelaskan salah satu tugas utamanya sebagai Menag adalah, menjelaskan kepada umat beragama, umat Islam khususnya, mengenai Pancasila.

    "Agar mereka tidak lagi bersikap apriori. Selama ini Pancasila [seolah] tidak jelas bagi umat Islam...," tulis Alamsyah dalam autobiografinya, Perjalanan Hidup Seorang Anak Yatim Piatu terbitan 1995.

    Alamsyah lalu menerjemahkan tugas itu dengan berkeliling pesantren. Dia menjelaskan bahwa Pancasila adalah buah karya dan hadiah umat Islam kepada bangsa Indonesia. Salah satu tokoh yang berperan dalam perumusan Pancasila adalah dari NU, Kiai Haji Wachid Hasjim. Juga ada tokoh dari Muhammadiyah, yakni Ki Bagus Hadikusumo.

    "Orang yang mengatakan Pancasila itu haram, bertentangan dengan Islam, orang-orang itu semua adalah bodoh, orang yang tidak mengerti sejarah," cetus Alamsyah, seperti dikutip detik.com.

    Presiden Soeharto kembali mengangkat figur berlatar tentara sebagai Menteri Agama. Kali ini Tarmizi Taher, seorang dokter sekaligus Laksamana Muda TNI Angkatan Laut.

    Di masa kepemimpinannya, Tarmizi membuat dua terobosan srategis terkait penyelenggaran ibadah haji. Dia mencetuskan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dan pembentukan Dana Abadi Umat.

    Karena sejarah ini, barangkali yang menjadi pertimbangan Jokowi mengangkat Fachrul Razi menjadi Menteri Agama. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Indramayu Daerah Paling Rawan Pelanggaran Pilkada
    Antisipasi Kecurangan Pilkada, Bawaslu Siapkan Sekolah Kader Pengawas
    Pengamat : Pemerintah Perlu Gandeng Perguruan Tinggi Kaji Pilkada Langsung
    Kolaborasi Kunci Pempov Jabar Tertibkan Aset Daerah
    Sarling di Sukabumi: Atalia Keliling Pasar, Posyandu, hingga Objek Wisata